Menu

Mode Gelap
Kontrak PPPK Terancam tak Diperpanjang Sejumlah Pemda, DPR RI Prihatin ASN ‘Kerja dari Rumah’ tiap Jumat, Berlaku mulai 1 April Sekretaris DPRD Kota Makassar Andi Rahmat Mappatoba Ikuti PKN II LAN RI untuk Perkuat Kepemimpinan Birokrasi THR Tak Dibayar Penuh, Menaker Sidak Perusahaan di Semarang Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

Parepare · 27 Mei 2025 06:00 WITA ·

Pemkot Parepare Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis untuk 5 Ribu Siswa SD-SMP


 Pemkot Parepare Siapkan Seragam, Tas, dan Sepatu Gratis untuk 5 Ribu Siswa SD-SMP Perbesar

PAREPARE – Sebanyak 5 ribu siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, akan menerima bantuan seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kota pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025.

Tak hanya seragam, bantuan juga meliputi tas dan sepatu.

Program ini merupakan salah satu program unggulan Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, dan Wakil Wali Kota Hermanto (TSM-MO) saat Pilkada 2024 lalu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Makmur Husain, mengatakan bantuan tersebut menyasar peserta didik di jenjang SD dan SMP.

“Total sekitar 5 ribu siswa dari SD dan SMP. Bukan cuma seragam sekolah gratis, tas dan sepatu juga. Jadi ada enam paket yang akan diterima nantinya, yang diharapkan sudah tersalurkan di awal masuk sekolah tahun ajaran baru ini,” katanya kepada Tribun-Timur.com, Selasa (27/5/2025).

Makmur menjelaskan, untuk peserta didik Taman Kanak-Kanak (TK) belum bisa menerima bantuan karena belum masuk dalam nomenklatur Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).

“TK belum. Sebenarnya bapak wali kota dan wakil wali kota sudah memerintahkan kami untuk disentuh. Tapi di nomenklatur SIPD belum memunculkan, karena baru tahun ini masuk wajib belajar 13 tahun. Tahun 2026, kita juga akan masuk dengan pakaian seragam sekolah gratis untuk TK,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan, alokasi anggaran untuk bantuan ini mencapai lebih dari Rp 5 miliar.

“Total anggaran itu sekitar Rp 5 miliar lebih. Semua dapat, siswa tidak mampu maupun siswa mampu. Siswa baru mulai masuk sekolah, Insya Allah tanggal 9 Juli 2025. Kita berharap penyedia yang menang tender bisa menyelesaikan sebelum tanggal masuk sekolah. Termasuk, kita juga sementara mendorong Rencana Umum Pengadaan (RUP) ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa,” jelasnya.

Salah satu orang tua siswa di Parepare, Eka, menyampaikan rasa syukur atas adanya program ini.

“Dua anakku bersamaan, masuk SD satu, kakaknya masuk SMP. Wih Alhamdulillah sekali kalau jalan mi program seragam gratis, sudah dibayangkan mi berapa pengeluaran nanti ini,” ujarnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Temuan Bawaslu Sidrap di Rapat Pleno: 8 Pemilih Meninggal Masih Terdaftar

2 April 2026 - 16:22 WITA

Sekda Sidrap: Program Taspen Bukan Hanya Urusan Pensiun

2 April 2026 - 14:15 WITA

500 Peserta Hadiri Rakor Pangan Sidrap, Strategi Besar Hadapi El Nino Disiapkan

1 April 2026 - 21:53 WITA

Kontrak PPPK Terancam tak Diperpanjang Sejumlah Pemda, DPR RI Prihatin

1 April 2026 - 16:46 WITA

ASN ‘Kerja dari Rumah’ tiap Jumat, Berlaku mulai 1 April

1 April 2026 - 16:09 WITA

Sekretaris DPRD Kota Makassar Andi Rahmat Mappatoba Ikuti PKN II LAN RI untuk Perkuat Kepemimpinan Birokrasi

1 April 2026 - 13:39 WITA

Trending di Advertorial

Sorry. No data so far.