Menu

Mode Gelap
Komunitas The Stroke 135 Rappang Touring Wisata Sidrap–Toraja Andi Tenri Sangka Datangi Rutan Sidrap, Periksa Standar Keamanan ‘Bar-bar’ Lagi, Pasar Malam Terpantau Bikin Aktivitas Berbau Judi Bulog mulai Sasar 25.622 Penerima Bantuan Pangan Pastikan Mudik Aman, Kapolda Pantau Pospam di Sidrap

Eksklusif · 6 Feb 2026 12:49 WITA ·

Pertanian Sidrap Berbuah Hasil, Produktivitas dan Produksi Padi Terus Meningkat


 Pertanian Sidrap Berbuah Hasil, Produktivitas dan Produksi Padi Terus Meningkat Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menunjukkan kinerja positif di sektor pertanian padi dalam dua tahun terakhir.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produktivitas dan produksi padi Sidrap terus mengalami peningkatan dan menempatkan daerah ini pada jajaran teratas kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan.

Pada tahun 2024, produktivitas lahan padi Gabah Kering Giling (GKG) Kabupaten Sidrap tercatat sebesar 5,17 ton per hektare, menempatkannya pada peringkat ke-9 tertinggi dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Capaian ini menjadi fondasi penting bagi peningkatan kinerja pertanian pada tahun berikutnya.

Memasuki tahun 2025, produktivitas padi Sidrap meningkat signifikan menjadi 6,00 ton per hektare.

Dengan capaian tersebut, Sidrap melonjak ke peringkat ke-3 tertinggi produktivitas padi di Sulawesi Selatan, hanya berada di bawah Kabupaten Luwu Timur dan Kabupaten Pinrang.

Kenaikan produktivitas ini mencapai 0,83 ton per hektare dibandingkan tahun sebelumnya.
Tidak hanya dari sisi produktivitas, peningkatan juga terlihat pada produksi beras.

Pada tahun 2025, produksi beras Kabupaten Sidrap mencapai 326.933 ton, menempatkan Sidrap pada peringkat ke-4 tertinggi dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Angka ini meningkat sebesar 69.937 ton dibandingkan capaian produksi tahun 2024.
Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan sektor pertanian di Sidrap.

“Alhamdulillah, peningkatan produktivitas dan produksi padi ini adalah hasil kerja kolektif petani, penyuluh, serta dukungan kebijakan pemerintah daerah. Kami terus mendorong modernisasi pertanian, pemanfaatan teknologi, dan penguatan sarana prasarana untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar H. Syaharuddin Alrif.

Syaharuddin Alrif menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sidrap berkomitmen menjaga konsistensi peningkatan produksi pangan sebagai bagian dari kontribusi daerah terhadap ketahanan pangan Sulawesi Selatan dan nasional.

“Sidrap akan terus kita dorong menjadi daerah pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan, sekaligus tetap menjadi salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan,” tegasnya. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

16 Tahun Jadi Guru, Nasruddin Angkat Persoalan Literasi Siswa dalam Tesis di UMS Rappang

28 Maret 2026 - 15:03 WITA

Sidrap Siap Jadi Pusat Pickle Ball Nasional, Cahaya Mario Cup 2026

28 Maret 2026 - 12:29 WITA

Komunitas The Stroke 135 Rappang Touring Wisata Sidrap–Toraja

28 Maret 2026 - 12:27 WITA

Grand Opening Browcyl Sidrap: Beli 1 Gratis 2, Warga Serbu Outlet Baru di Maritengngae

28 Maret 2026 - 11:51 WITA

Bahas Isu Jaminan Kesehatan, JMSI Sidrap dan BPJS akan Gelar Sosialisasi JKN

28 Maret 2026 - 00:49 WITA

Diduga Tak Kantongi Izin, Aktivitas Tambang di Watang Pulu Terancam Ditutup

27 Maret 2026 - 21:35 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.