AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Saromase Sidrap mencatat perbaikan kinerja keuangan yang signifikan di bawah kepemimpinan Andi Hindi Tongkeng yang resmi menjabat Sebagai Direktur Perumda Tirta Saromase Sidrap
Saat mulai memimpin, perusahaan daerah tersebut tercatat mengalami kerugian kurang lebih Rp158 juta.
Kondisi ini berdasarkan laporan keuangan hasil audit tahun 2025 dari Kantor Akuntan Publik ADI dan DEKI Cabang Makassar yang menjadi perhatian serius manajemen baru.
Audit tersebut mengeluarkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang menunjukkan laporan keuangan telah disajikan secara wajar sesuai standar akuntansi.
Dalam beberapa bulan masa kepemimpinannya, Andi Hindi Tongkeng berhasil menekan angka kerugian secara signifikan. Dari sebelumnya Rp158 juta, kini turun drastis menjadi sekitar Rp9 juta.
“Alhamdulillah, capaian ini tidak lepas dari arahan dan petunjuk Bupati selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM),” ungkap Direktur Perumda Tirta Saromase Sidrap, Andi Hindi Tongkeng
Salah satu langkah pembenahan yang dilakukan yakni pemasangan aliran jaringan listrik pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Belokka.
Instalasi tersebut diketahui sejak tahun 2013 belum pernah terpasang aliran listrik secara permanen, sehingga operasionalnya kurang maksimal.
Dengan terpasangnya jaringan listrik, operasional pengolahan air kini berjalan lebih optimal demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Terpisah Bupati Sidrap, H Syaharuddin Alrif selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) mengapresiasi kinerja manajemen Perumda Tirta Saromase Sidrap yang dinilai berhasil menangani kerugian serta melakukan pembenahan infrastruktur.
Beliau menegaskan pentingnya menjaga dan terus meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat Sidrap mengingat air bersih merupakan hak dasar dan kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Manajemen Perumda Tirta Saromase Sidrap harus berkomitmen untuk terus memperkuat kinerja perusahaan serta memastikan pelayanan air bersih berjalan optimal dan berkelanjutan. (asp)











