SIDRAP, — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidrap, mulai memetakan kekuatan 25 cabang olahraga yang akan tampil pada Porprov Sulsel XVIII di Wajo-Bone, Oktober mendatang.

KONI Sidrap saat ini sedang melakukan inventarisasi atlet sebagai tahap awal persiapan.

Langkah ini dilakukan bukan melalui seleksi terbuka, melainkan pemetaan internal terhadap potensi dan prospek atlet yang dinilai memiliki peluang prestasi pada cabor yang akan dikirim.

Dari 25 cabor tersebut, beberapa cabor memang menjadi perhatian khusus karena dinilai belum maksimal dan minim pengalaman multievent.

Sebaliknya, ada dinilai lebih matang karena memiliki rekam jejak prestasi, sehingga membutuhkan pemetaan potensi yang lebih cermat, realistis, dan terukur.

Ketua KONI Sidrap, Sahabuddin Pakkadja, S.Ag.,MM, Selasa sore (25/8), mengatakan bahwa tahap awal persiapan difokuskan pada inventarisasi atlet yang direncanakan berlangsung pada awal September 2026.

“Yang kita lakukan bukan seleksi, tetapi inventarisasi atlet. Kita akan memantau persiapan, termasuk TC dari 25 cabor, kemudian mendata siapa saja atlet yang benar-benar berpotensi meraih medali,” ujarnya.

KONI Sidrap menunjuk beberapa pengurus untuk bertugas memantau latihan dan persiapan setiap Cabor.

Menurutnya, pendekatan tersebut krusial agar pengiriman atlet lebih efektif dan berbasis peluang medali, khususnya bagi cabor yang belum memiliki pengalaman kuat di ajang Porprov.

“Untuk cabor yang belum maksimal, kita akan lihat apakah bisa dikembangkan secara cepat. Waktunya hanya sekitar 2 bulan. Kalau tidak memungkinkan, ya tidak kita kirim,” tegasnya.

Artinya, kata dia, efektivitas jauh lebih penting. KONI tidak akan mengirim satu cabor dengan jumlah penuh di setiap kelas. Semua disesuaikan dengan potensi dan peluang medali.

Setelah inventarisasi rampung, KONI Sidrap akan menentukan jumlah atlet, kebutuhan anggaran, serta jadwal latihan intensif atau Training Centre.

Saat ini, registrasi atlet sudah berjalan dan jumlah atlet Sidrap sementara diregistrasi sebanyak 227 orang, dari 25 cabang olahraga.(sp)