Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Makassar Perkuat Sinergitas Bangun Makassar Produksi Gabah Sidrap 2025 Capai 565 Ribu Ton 1.225 Gerai KMP telah Beroperasi di Sulsel Jokowi Bakal Hadir di Rakernas dan Beri Arahan ke Kader PSI BUMDes Mattappae, Sereang Kembangkan Bebek Petelur Beromzet Jutaan

Sekolah · 27 Agu 2025 15:01 WITA ·

Plafon TK Negeri Pembina Maritengngae Ambruk, Orang Tua Siswa Cemas


 Plafon TK Negeri Pembina Maritengngae Ambruk, Orang Tua Siswa Cemas Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Rasa cemas dan amarah menyelimuti para orang tua siswa di TK Negeri Pembina Maritengngae, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, setelah plafon sekolah ambruk pada Selasa (26/8/2025) siang.

Plafon tersebut baru selesai direnovasi dan diduga belum genap setahun. Fakta ini memicu kecurigaan publik atas kualitas pekerjaan proyek yang menggunakan anggaran negara untuk fasilitas pendidikan anak usia dini.

“Kami takut kalau sampai ada siswa yang tertimpa. Untung saja saat plafon runtuh tidak ada anak-anak di kelas. Kami minta perbaikan dilakukan cepat dan menggunakan material yang lebih kuat agar tidak terulang lagi,” ungkap salah seorang orang tua siswa.

Pantauan jurnalis di lokasi memperlihatkan bagian plafon di ruang depan TK Negeri Pembina sudah runtuh total. Pecahan material berserakan di lantai kelas, menandakan besarnya potensi bahaya jika kejadian ini berlangsung saat siswa belajar.

Penjaga sekolah, Muh Rasid, yang pertama kali menemukan plafon ambruk, menduga intensitas hujan tinggi memicu kerusakan. “Materialnya kelihatannya kurang kuat. Begitu hujan deras beberapa hari terakhir, plafon tak mampu menahan beban,” ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan Sidrap, Rahmat Hambali, mengonfirmasi pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala sekolah terkait insiden ini.

“Sudah saya konfirmasi dengan kepseknya. Kami akan menelusuri pihak kontraktor yang mengerjakan renovasi kemarin agar bisa segera membantu proses perbaikan,” ujarnya

Namun, pernyataan tersebut belum cukup meredakan kegelisahan orang tua siswa. Mereka menuntut transparansi dari pemerintah terkait penggunaan anggaran, serta memastikan kualitas renovasi berikutnya benar-benar sesuai standar teknis demi keselamatan anak-anak.

Kasus ini menambah daftar panjang proyek publik yang menuai sorotan akibat dugaan lemahnya pengawasan. Apalagi, insiden ini menyangkut keselamatan siswa usia dini yang sangat rentan terhadap risiko cedera.

“Kalau begini caranya, siapa yang menjamin keselamatan anak-anak kami di sekolah? Jangan sampai renovasi hanya formalitas tanpa memperhatikan kualitas,” kata salah seorang warga dengan nada kecewa.

Masyarakat Maritengngae berharap insiden ini menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi Dinas Pendidikan Sidrap. Tidak hanya perbaikan darurat, mereka juga mendesak dilakukan audit teknis atas proyek renovasi yang sudah berjalan.

“Jangan tunggu korban dulu baru bergerak. Sekolah itu tempat anak-anak menimba ilmu, bukan zona bahaya,” tegasnya

Untuk sementara, proses belajar mengajar di TK Negeri Pembina dialihkan ke ruang kelas lain yang dinilai lebih aman sambil menunggu tindak lanjut dari pihak terkait.

Ambruknya plafon TK Negeri Maritengngae menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah dan kontraktor agar lebih serius mengutamakan keselamatan siswa dalam setiap proyek pendidikan. Anak-anak berhak belajar di ruang yang aman dan layak, bukan di bawah ancaman material bangunan yang bisa runtuh kapan saja. (asp)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketua DPRD Makassar Perkuat Sinergitas Bangun Makassar

30 Januari 2026 - 15:43 WITA

Produksi Gabah Sidrap 2025 Capai 565 Ribu Ton

30 Januari 2026 - 15:30 WITA

1.225 Gerai KMP telah Beroperasi di Sulsel

30 Januari 2026 - 15:14 WITA

Jokowi Bakal Hadir di Rakernas dan Beri Arahan ke Kader PSI

30 Januari 2026 - 15:01 WITA

Bupati Sidrap Resmikan Renovasi TK Kemala Bhayangkari 21, Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini

30 Januari 2026 - 12:18 WITA

Perkuat Pembelajaran dan Unit Bisnis, Prodi Ilmu Perikanan UMS Rappang Tebar Ikan Sepat

30 Januari 2026 - 10:25 WITA

Trending di Fokus

Sorry. No data so far.