Menu

Mode Gelap
‘Bar-bar’ Lagi, Pasar Malam Terpantau Bikin Aktivitas Berbau Judi Bulog mulai Sasar 25.622 Penerima Bantuan Pangan Pastikan Mudik Aman, Kapolda Pantau Pospam di Sidrap Pemkab Pinrang Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Idul Fitri Respon Cepat, Dinsos Sidrap Kunjungi Rumah Guru Mengaji Disabilitas

Sidrap · 23 Mar 2025 11:17 WITA ·

Produksi Telur di Sidrap Capai Rp4,5 Miliar per Hari, Pemda Bahas Kebijakan Harga


 Produksi Telur di Sidrap Capai Rp4,5 Miliar per Hari, Pemda Bahas Kebijakan Harga Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, memimpin rapat koordinasi sektor peternakan guna membahas harga acuan telur ayam ras, Ahad (23/3/2025), di Baruga Kompleks SKPD Sidrap.

Rapat ini menghadirkan berbagai pihak terkait, termasuk peternak, distributor, pedagang, penyuluh, serta instansi pemerintah. Tujuan utama pertemuan ini adalah menyatukan persepsi dan mencari solusi guna menjaga stabilitas harga telur di pasaran.

Turut hadir dalam rapat tersebut Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Sidrap Andi Rahmat Saleh, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Siara Barang, Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Iqbal, serta Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Suharya Angriani.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menekankan bahwa sektor peternakan, khususnya produksi telur ayam ras, merupakan salah satu pilar ekonomi utama di Kabupaten Sidrap.

“Sidrap dikenal sebagai salah satu sentra produksi telur terbesar di Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, perlu adanya kebijakan yang tepat dalam menentukan harga acuan, agar tetap menguntungkan bagi peternak namun juga terjangkau bagi masyarakat,” ujar Syaharuddin.

Ia menambahkan bahwa harga telur yang terlalu rendah dapat merugikan peternak, sementara harga yang terlalu tinggi akan membebani konsumen. “Kita harus menemukan titik keseimbangan yang menguntungkan semua pihak, termasuk pedagang,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya mencegah dominasi harga oleh kelompok tertentu yang dapat menyebabkan fluktuasi tajam.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap, Suharya Angriani, dalam laporannya menyampaikan bahwa Sidrap merupakan salah satu daerah penghasil telur terbesar di Indonesia Timur.

Saat ini, populasi ayam petelur di Sidrap mencapai 4.940.118 ekor, dengan produksi harian sekitar 100.000 rak telur. Dengan harga rata-rata Rp45 ribu per rak, nilai transaksi telur di Sidrap mencapai Rp4,5 miliar per hari.

“Ini menunjukkan betapa besarnya kontribusi sektor peternakan terhadap perekonomian daerah,” ungkap Suharya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembibitan dan Kesehatan Hewan, Haris Alimin, menyoroti perbedaan harga akibat adanya tiga versi stiker harga telur yang beredar di pasaran.

Ia menegaskan pentingnya penyatuan persepsi mengenai harga telur ayam ras, mengingat Sidrap telah menjadi barometer harga telur di Indonesia Timur.

“Dalam rapat ini, kami ingin mendengar langsung masukan dari para pelaku usaha peternakan agar kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan,” pungkas Haris.

Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan tercipta kesepakatan harga yang adil dan stabil, sehingga dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat dalam rantai produksi dan distribusi telur ayam ras di Sidrap. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Silaturahmi Akbar IPMI Sidrap 2026, Alumni Bahas Rencana Gedung dan Penguatan Jaringan

22 Maret 2026 - 23:07 WITA

‘Bar-bar’ Lagi, Pasar Malam Terpantau Bikin Aktivitas Berbau Judi

22 Maret 2026 - 14:32 WITA

Kebakaran Hebat di Sidrap Hanguskan Rumah Kos, Rumah Panggung dan Mobil HRV

21 Maret 2026 - 04:28 WITA

Meriah! Bupati Sidrap Resmi Lepas Peserta Takbir Keliling di Monumen Ganggawa

20 Maret 2026 - 21:40 WITA

Idul Fitri di Madinah, Dr. Bunyamin Yapid Pantau Langsung Jamaah Annur Travel

20 Maret 2026 - 21:25 WITA

Warga Sidrap Digegerkan Penemuan Mayat Pria Tersangkut di Saluran Irigasi

20 Maret 2026 - 17:27 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.