Menu

Mode Gelap
UMKM Panker Resah, Tiap Malam Minggu ‘Dipalak’ Rp50 Ribu Inspektorat Sidrap Telusuri ASN dan PPPK Rangkap Jabatan di BPD Desa Putra Bila Riase Sidrap Sukses Buka Rumah Makan di Batam, Jamu 9 Bupati  Rekanan Proyek Irigasi di Amparita Sebut Pengecoran Terkendala Cuaca Proyek Irigasi BBWS Senilai Rp8 Miliar di Sidrap Molor

Eksklusif · 13 Nov 2024 12:26 WITA ·

Puluhan Warga Sidrap Terendam Air Berminggu-minggu, Pemerintah Dinilai Tutup Mata


 Puluhan Warga Sidrap Terendam Air Berminggu-minggu, Pemerintah Dinilai Tutup Mata Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Puluhan Warga Dusun 1 Kanie, Desa Kanie, Kecamatan Maritengae, Kabupaten Sidrap, terendam air berminggu-minggu tanpa ada perhatian dari pemerintah.

Pasalnya Setiap hujan turun yang mengguyur wilayah tersebut pasti air meluap ke permukiman warga yang ada di Bantaran Irigasi, tepatnya perbatasan Desa Sereang dan Desa.

Kanie, Kabupaten Sidrap, disebabkan tidak berfungsinya gorong-gorong yang ada dibawah saluran irigasi.

Fery, salah satu warga sempat berharap agar ada upaya perbaikan gorong-gorong yang rusak oleh Pemerintah atau instansi yang terkait.

Kondisi ini sudah berlangsung lama, dan pemerintah terkesan tutup mata dengan masalah ini, Bahkan kalau air sudah surut sampah yang tertinggal juga mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Oleh karena itu kami berharap Pemerintah bisa memperbaiki saluaran air yang tersumat ini,” ucap Fery

Sementara itu, Fery menilai, banyaknya sampah yang menumpuk itu juga tak lepas dari kurangnya kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan.

Menurut Fery masyarakat masih menganggap saluran air sebagai tempat pembuangan sampah.

“Banyaknya sampah di saluran itu merupakan indicator bahwa masyarakat kita belum sadar, dan menganggap got atau saluran air itu jadi tempat pembuangan sampah.

Kondisi ini bila berlangsung terus menerus, maka jangan heran bisa menjadi salah satu penyebab banjir.

Kalau salurannya tersumbat sampah, maka otomatis akan meluap sehingga terjadi banjir.

Apalagi ditambah dengan kondisi saat ini yang sudah memasuki musim hujan,” terang Fery

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengendara Keluhkan Tarif Parkir Rp10 Ribu, Kadishub Sidrap Tegaskan Wajib Karcis

23 Januari 2026 - 17:23 WITA

UMKM Panker Resah, Tiap Malam Minggu ‘Dipalak’ Rp50 Ribu

23 Januari 2026 - 16:22 WITA

Ketua Prodi Ilmu Perikanan UMS Rappang Resmi Menyandang Gelar Insinyur dari UGM

22 Januari 2026 - 08:24 WITA

Inspektorat Sidrap Telusuri ASN dan PPPK Rangkap Jabatan di BPD Desa

21 Januari 2026 - 19:33 WITA

Bulog Sidrap Akui Gudang Rp25,4 Miliar Belum Kantongi PBG, Izin Masih Berproses

21 Januari 2026 - 16:30 WITA

Prodi Bisnis Digital UMS Rappang Lepas Mahasiswa Magang Internasional ke Taiwan Gelombang III

21 Januari 2026 - 15:27 WITA

Trending di Bisnis

Sorry. No data so far.