Menu

Mode Gelap
Progres Pengaspalan Ruas Rappang-Pangkajene Baru 12,44 Persen Penguatan Kinerja Pembangunan, Komisi C DPRD Makassar Gelar Rapat Monev Triwulan I 2026 Bersama SKPD Mitra Dua Rest Area di Sulsel Senilai Ratusan Juta Terbengkalai, Termasuk di Sidrap Kontrak PPPK Terancam tak Diperpanjang Sejumlah Pemda, DPR RI Prihatin ASN ‘Kerja dari Rumah’ tiap Jumat, Berlaku mulai 1 April

Eksklusif · 10 Mar 2026 21:46 WITA ·

Safari Ramadan Hari ke-20 Berlangsung di Rumah Aspirasi SAR


 Safari Ramadan Hari ke-20 Berlangsung di Rumah Aspirasi SAR Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Memasuki hari ke-20 Ramadan, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menggelar Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama masyarakat.

Kegiatan berlangsung di Rumah Aspirasi SAR, Kelurahan Macorawalie, Kecamatan Panca Rijang, Selasa (10/3/2026).

Hadir Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Kepala Kejaksaan Negeri Sidrap Adhy Kusumo Wibowo, Kepala Kantor Kementerian Agama Sidrap Fitriadi, serta Kepala Kantor Kemenhaj Muhammad Syairin.

Turut hadir Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, perwakilan Dandim 1420/Sidrap, perwakilan Polres Sidrap, para pejabat lingkup Pemkab Sidrap, para camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Sidrap, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Syaharuddin memaparkan capaian pembangunan daerah selama setahun memimpin Kabupaten Sidrap.

Ia menekankan perhatian pemerintah pada tiga sektor utama penopang kesejahteraan masyarakat, yakni kesehatan, pendidikan, dan perekonomian.

“Ketiga hal ini harus saling menunjang. Pemerintah yang baik adalah pemerintah yang mampu melayani masyarakatnya melalui tiga sektor utama tersebut,” ujarnya.

Ia juga menyinggung program layanan kesehatan melalui BPJS gratis sebagai upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Syaharuddin selanjutnya menjelaskan perekonomian masyarakat Sidrap bertumpu pada sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, dan perdagangan yang menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.

“Perekonomian masyarakat Sidrap banyak ditopang oleh sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, serta perdagangan. Di antara sektor tersebut, kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah berasal dari sektor pertanian,” jelasnya.

Ia pun mendorong transformasi dari sistem pertanian tradisional menuju pertanian modern melalui konsep tanam, panen, dan hilirisasi agar memberi nilai tambah serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Maka dari itu saya mendorong perubahan dari pertanian tradisional menjadi pertanian modern melalui konsep tanam, panen, dan hilirisasi sehingga masyarakat kita dapat memperoleh pendapatan yang lebih tinggi,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Syaharuddin mengajak masyarakat menjaga nilai kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat dan sedekah, serta menjaga kebersihan lingkungan.

“Untuk mempertahankan keberkahan dan kesejahteraan ini, saya berharap masyarakat dapat menunaikan zakat pertaniannya, rajin bersedekah, saling menjaga kebersamaan, serta menjaga kebersihan lingkungan,” pesannya.

Safari Ramadan tersebut berlangsung penuh keakraban dan menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai program pembangunan yang tengah dan akan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Progres Pengaspalan Ruas Rappang-Pangkajene Baru 12,44 Persen

4 April 2026 - 15:34 WITA

Penguatan Kinerja Pembangunan, Komisi C DPRD Makassar Gelar Rapat Monev Triwulan I 2026 Bersama SKPD Mitra

4 April 2026 - 14:49 WITA

Dua Rest Area di Sulsel Senilai Ratusan Juta Terbengkalai, Termasuk di Sidrap

4 April 2026 - 14:15 WITA

Bupati Sidrap Dukung Festival Nene Mallomo, Generasi Muda Diajak Lestarikan Budaya

3 April 2026 - 22:06 WITA

Kasus Lama Bangkit Lagi: Polisi Pastikan Penipuan Sidrap Masuk Tahap Serius

3 April 2026 - 17:56 WITA

Bawaslu Parepare Hadiri Pleno PDPB Triwulan I 2026, Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Stakeholder

3 April 2026 - 17:03 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.