Menu

Mode Gelap
Lapangan Padel Royal Metro Sky Pinrang Resmi Dibuka, Fasilitas Modern dan Lengkap! Perluas Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Sidrap Teken MoU dengan PMII RMS Gelar Buka Puasa dan Bagi Ribuan Sembako di RMS Land Balapan Lari’ di Jalan Poros Amparita–Massepe, Resahkan Pengendara Cahaya Mario Salurkan 100 Paket Bantuan Modal Usaha, Total Rp300 Juta

Eksklusif · 25 Jun 2025 10:24 WITA ·

Skrining dan Edukasi, Cara Ashesi Sidrap Cegah Penularan Dini HIV


 Skrining dan Edukasi, Cara Ashesi Sidrap Cegah Penularan Dini HIV Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Ashesi Kabupaten Sidrap, Tim Puskesmas Lawawoi bekerjasama dengan Pemerintah Kelurahan Lawawoi melakukan sosialisasi pencegahan virus HIV/AIDS sekaligus skrining kepada warga Watang Pulu.

Setelah sosialisasi, Tim juga melakukan pemeriksaan atau skrining. Di hari ketiga Rabu, (25/6/2025), total warga yang sudah menjalani skrining, sudah 181 orang.

Ketua Ashesi Sidrap, Suriadi Ngate mengatakan selama 7 hari, Ashesi sudah mendata dan menargetkan skrining terhadap 411 orang yang diskrining oleh tim PKM Lawawoi.

“Intinya, kegiatan ini sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi kepada warga terkait penularan virus HIV. Langkah antisipasi kami lakukan sejak dini,” katanya.

Ia mengatakan, Ashesi Sidrap ini mendapat dukungan dari Muhammad Ali, Kepala TU PKM Lawawoi, dan Babar Akkas SE, selaku Pemerintah Kelurahan Arawa.

Konselor HIV, Hj Junaida mengatakan kegiatan ini, ke depannya adalah melakukan deteksi dini secara berkala setiap tiga bulan sekali.

Hal ini didasarkan pada karakteristik infeksi, terutama yang disebabkan oleh virus, di mana hasil pemeriksaan tidak selalu langsung menunjukkan gejala atau keberadaan virus tersebut pada saat awal terpapar.

“Pemeriksaan berkala setiap tiga bulan menjadi langkah yang penting dan strategis untuk memastikan kondisi kesehatan tetap terpantau dengan baik,” katanya.

Pemeriksaan ini akan dilakukan secara berkesinambungan. Setiap individu yang terlibat dalam pelayanan, terutama yang berisiko, diharapkan dapat secara rutin memeriksakan diri sesuai dengan jadwal tersebut.

“Alhamdulillah seluruhnya menunjukkan kondisi yang aman. Ke depan, harapannya seluruh pelaku layanan dapat terus menjaga komitmen untuk melakukan pemeriksaan secara rutin, serta menerapkan perilaku yang bertanggung jawab, termasuk penggunaan alat pelindung seperti kondom apabila melakukan aktivitas yang berisiko. Hal ini penting sebagai bagian dari upaya pencegahan dan perlindungan terhadap kesehatan pribadi maupun masyarakat luas,” tandasnya.

Kepala UPT PKM Lawawoi, Muh Ali menambahkan, bahwa dalam konteks kesehatan, Skrining yang dilakukan tim PKM Lawawoi, adalah proses pemeriksaan awal untuk mengidentifikasi risiko tinggi terhadap suatu penyakit atau kondisi tertentu.

Tujuannya, adalah untuk mendeteksi masalah kesehatan pada tahap awal, sehingga tindakan pencegahan atau pengobatan dapat segera dilakukan. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lapangan Padel Royal Metro Sky Pinrang Resmi Dibuka, Fasilitas Modern dan Lengkap!

6 Maret 2026 - 18:15 WITA

Ramadan Jadi Momentum Berbagi, Annur Maarif Salurkan Ratusan Sak Beras

5 Maret 2026 - 21:51 WITA

Perluas Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Sidrap Teken MoU dengan PMII

5 Maret 2026 - 20:57 WITA

Nuzulul Qur’an Direncanakan Digelar di Istana Negara, Usulan Menag Disambut Presiden Prabowo

5 Maret 2026 - 02:23 WITA

Tak Cukup Zakat, Menag Ajak Umat Perluas Kepedulian Sosial Islam

4 Maret 2026 - 03:09 WITA

Bergiliran Hadir di Bukber HUT Rusdi Masse, Kepala Daerah-Legislator Sulsel Tunjukkan Soliditas

4 Maret 2026 - 00:25 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.