Menu

Mode Gelap
Komunitas The Stroke 135 Rappang Touring Wisata Sidrap–Toraja Andi Tenri Sangka Datangi Rutan Sidrap, Periksa Standar Keamanan ‘Bar-bar’ Lagi, Pasar Malam Terpantau Bikin Aktivitas Berbau Judi Bulog mulai Sasar 25.622 Penerima Bantuan Pangan Pastikan Mudik Aman, Kapolda Pantau Pospam di Sidrap

Eksklusif · 25 Jun 2025 10:24 WITA ·

Skrining dan Edukasi, Cara Ashesi Sidrap Cegah Penularan Dini HIV


 Skrining dan Edukasi, Cara Ashesi Sidrap Cegah Penularan Dini HIV Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Ashesi Kabupaten Sidrap, Tim Puskesmas Lawawoi bekerjasama dengan Pemerintah Kelurahan Lawawoi melakukan sosialisasi pencegahan virus HIV/AIDS sekaligus skrining kepada warga Watang Pulu.

Setelah sosialisasi, Tim juga melakukan pemeriksaan atau skrining. Di hari ketiga Rabu, (25/6/2025), total warga yang sudah menjalani skrining, sudah 181 orang.

Ketua Ashesi Sidrap, Suriadi Ngate mengatakan selama 7 hari, Ashesi sudah mendata dan menargetkan skrining terhadap 411 orang yang diskrining oleh tim PKM Lawawoi.

“Intinya, kegiatan ini sebagai bentuk sosialisasi dan edukasi kepada warga terkait penularan virus HIV. Langkah antisipasi kami lakukan sejak dini,” katanya.

Ia mengatakan, Ashesi Sidrap ini mendapat dukungan dari Muhammad Ali, Kepala TU PKM Lawawoi, dan Babar Akkas SE, selaku Pemerintah Kelurahan Arawa.

Konselor HIV, Hj Junaida mengatakan kegiatan ini, ke depannya adalah melakukan deteksi dini secara berkala setiap tiga bulan sekali.

Hal ini didasarkan pada karakteristik infeksi, terutama yang disebabkan oleh virus, di mana hasil pemeriksaan tidak selalu langsung menunjukkan gejala atau keberadaan virus tersebut pada saat awal terpapar.

“Pemeriksaan berkala setiap tiga bulan menjadi langkah yang penting dan strategis untuk memastikan kondisi kesehatan tetap terpantau dengan baik,” katanya.

Pemeriksaan ini akan dilakukan secara berkesinambungan. Setiap individu yang terlibat dalam pelayanan, terutama yang berisiko, diharapkan dapat secara rutin memeriksakan diri sesuai dengan jadwal tersebut.

“Alhamdulillah seluruhnya menunjukkan kondisi yang aman. Ke depan, harapannya seluruh pelaku layanan dapat terus menjaga komitmen untuk melakukan pemeriksaan secara rutin, serta menerapkan perilaku yang bertanggung jawab, termasuk penggunaan alat pelindung seperti kondom apabila melakukan aktivitas yang berisiko. Hal ini penting sebagai bagian dari upaya pencegahan dan perlindungan terhadap kesehatan pribadi maupun masyarakat luas,” tandasnya.

Kepala UPT PKM Lawawoi, Muh Ali menambahkan, bahwa dalam konteks kesehatan, Skrining yang dilakukan tim PKM Lawawoi, adalah proses pemeriksaan awal untuk mengidentifikasi risiko tinggi terhadap suatu penyakit atau kondisi tertentu.

Tujuannya, adalah untuk mendeteksi masalah kesehatan pada tahap awal, sehingga tindakan pencegahan atau pengobatan dapat segera dilakukan. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

16 Tahun Jadi Guru, Nasruddin Angkat Persoalan Literasi Siswa dalam Tesis di UMS Rappang

28 Maret 2026 - 15:03 WITA

Sidrap Siap Jadi Pusat Pickle Ball Nasional, Cahaya Mario Cup 2026

28 Maret 2026 - 12:29 WITA

Komunitas The Stroke 135 Rappang Touring Wisata Sidrap–Toraja

28 Maret 2026 - 12:27 WITA

Grand Opening Browcyl Sidrap: Beli 1 Gratis 2, Warga Serbu Outlet Baru di Maritengngae

28 Maret 2026 - 11:51 WITA

Bahas Isu Jaminan Kesehatan, JMSI Sidrap dan BPJS akan Gelar Sosialisasi JKN

28 Maret 2026 - 00:49 WITA

Diduga Tak Kantongi Izin, Aktivitas Tambang di Watang Pulu Terancam Ditutup

27 Maret 2026 - 21:35 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.