Menu

Mode Gelap
HUT NasDem ke-14, Ketua DPRD Sidrap Ajak Kader Tebar Kepedulian Sosialisasi Pencegahan Narkoba, BNNK Sidrap Gandeng Elemen Masyarakat Bupati SAR: 6 Bulan, 9 ‘Pekerjaan Rumah’ Camat harus Selesai Ini Daftar 48 Pejabat dan ASN Sidrap yang Dilantik Lantik Pejabat di Pasar, SAR: Esensinya, harus Paham Kondisi Lapangan

Bisnis · 22 Nov 2025 21:47 WITA ·

Syaharuddin Ajak 1.815 Pemuda Sidrap Majukan Produksi Pertanian


 Syaharuddin Ajak 1.815 Pemuda Sidrap Majukan Produksi Pertanian Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengimbau anggota brigade pangan agar menjadi duta peningkatan produksi gabah di Bumi Nene Mallomo.

Imbauan itu diserukannya saat menghadiri Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Brigade Pangan Wilayah Sulawesi Selatan di Baruga Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Sabtu (22/11/2025).

Kegiatan yang digelar Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) melalui Polbangtan Gowa dan BBPP Batangkaluku bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap ini, diikuti 150 peserta dari 10 brigade pangan baru.

“Brigade pangan saya harapkan menjadi duta peningkatan produksi. Kalian anak-anak muda harus tampil sebagai agen perubahan di sektor pertanian,” ujar Bupati Syaharuddin.

Saat ini, tercatat 121 brigade pangan telah terbentuk di Sidrap, di mana setiap brigade pangan beranggotakan 15 orang.

“Terdapat 1.815 anak muda di Sidrap yang disiapkan sebagai penggerak supaya produksi naik dan pendapatan masyarakat ikut naik,” pesannya.

Ia selanjutnya memaparkan, tugas besar telah menanti di sektor pertanian. Di antaranya, mengubah IP200 ke IP300, serta meningkatkan produksi gabah dari rata-rata 7 ton per hektare menjadi 10 ton per hektare.

“Tugasnya besar, tetapi kalau kita serius dan kompak, ini pasti dapat kita capai,” lontar Syaharuddin.

Ia pun berharap peserta bimtek dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di lapangan supaya petani merasakan manfaatnya.

Syaharuddin memaparkan capaian produksi gabah Sidrap sepanjang 2025 yakni sekitar 556 ribu ton dengan nilai ekonomi sekitar Rp4,9 triliun. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yaitu sekitar 440 ribu ton atau senilai Rp 2,2 triliun.

“Kenaikan ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Daya beli meningkat, desa-desa makin berkembang, banyak warga mampu membeli kendaraan,” tandasnya.

Hadir mendampingi Bupati dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan, Ibrahim, Kabid Penyuluhan H. Muhammad Zainal.

Pada bimtek yang berlangsung 21–23 November 2025 ini, peserta dibekali peningkatan kapasitas untuk mendukung pengelolaan pertanian modern dan percepatan produksi pangan. (asp)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati SAR Dukung Masjid jadi Pusat Syiar Keagamaan yang Ramah Anak

2 Januari 2026 - 18:06 WITA

Direktur RSUD Nene Mallomo Beri Klarifikasi Terkait Keluhan Pelayanan

2 Januari 2026 - 15:27 WITA

Survei Independen: Mayoritas Warga Sidrap Puas terhadap Kinerja di Pemda

31 Desember 2025 - 13:39 WITA

Dr. Bunyamin: Pelayanan Jamaah Bukan Sekadar Bisnis, tetapi Amanah Ibadah

28 Desember 2025 - 13:58 WITA

Bupati SAR Ajak Masyarakat Konsumsi Telur, Baik untuk Pertumbuhan Anak

28 Desember 2025 - 00:06 WITA

Raker Annur Travel 2025: Perkuat Layanan Jamaah, Ringankan Beban Korban Bencana

27 Desember 2025 - 21:15 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.