Menu

Mode Gelap
Banana Box Q Hadir dengan Beragam Olahan Pisang DPRD Makassar Apresiasi Komitmen Walikota Atasi Kesemrawutan Pengelola Masjid Agung Ajak Generasi Muda Makmurkan Masjid dengan Kegiatan Keagamaan Tetap Solid, Elite NasDem Sulsel Gelar Konsolidasi 15 Truk Telur Sidrap Dilepas di Festival Tani Ternak, Nilai Transaksi Rp4,7 M

Eksklusif · 31 Jan 2026 21:15 WITA ·

Tahap Penentuan SK Tendik Tetap, BPH UMS Rappang Gelar Wawancara Staf hingga Petugas Keamanan


 Tahap Penentuan SK Tendik Tetap, BPH UMS Rappang Gelar Wawancara Staf hingga Petugas Keamanan Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar tes wawancara bagi tenaga kependidikan (tendik), mulai dari staf fakultas dan program studi hingga petugas keamanan serta cleaning service. Kegiatan ini berlangsung di Lantai 2 Gedung Rektorat UMS Rappang, Rabu (28/1/2026).

Tes wawancara dipimpin langsung oleh Ketua BPH UMS Rappang, Drs. H. Abd Azis, M.Si., M.Pd., dan dihadiri Sekretaris BPH Kamaruddin Sellang, S.Sos., M.AP., serta sejumlah anggota BPH, di antaranya Drs. H. Abd Razak Useng, M.AP., Dra. Hj. Hasnadiah, M.Si., dan Drs. Madaling, M.AP.

Sebanyak lima orang tenaga kependidikan (tendik) mengikuti tahapan wawancara tersebut. Mereka merupakan pegawai yang telah mengabdi di berbagai unit kerja di lingkungan UMS Rappang, seperti staf fakultas, staf program studi, petugas kebersihan, hingga petugas keamanan, dengan masa pengabdian yang bervariasi antara empat hingga lima tahun.

Ketua BPH UMS Rappang, Drs. H. Abd Azis, menjelaskan bahwa tes wawancara merupakan bagian dari mekanisme persyarikatan Muhammadiyah yang wajib dilalui sebelum pengangkatan staf maupun dosen.

“Tes wawancara ini merupakan salah satu mekanisme dari persyarikatan. Setiap pengangkatan, baik staf maupun dosen, harus melalui proses wawancara,” ujarnya.

Ia menambahkan, wawancara ini menjadi tahapan penting sebelum penerbitan Surat Keputusan (SK) Yayasan. Melalui proses tersebut, BPH akan menilai kelayakan masing-masing peserta untuk menerima SK Yayasan, dengan pengusulan dilakukan oleh unit kerja terkait yang telah mendapatkan persetujuan dari Rektor.

“Melalui wawancara ini, kami ingin memastikan bahwa tenaga kependidikan yang diusulkan tidak hanya memenuhi syarat administrasi, tetapi juga memiliki komitmen, loyalitas, serta semangat pengabdian terhadap nilai-nilai Persyarikatan Muhammadiyah,” kata Abd Azis.

Lebih lanjut, ia berharap tenaga kependidikan yang nantinya dinyatakan layak menerima SK Yayasan dapat meningkatkan kinerja dan profesionalitas dalam menjalankan tugasnya.

“Jika nantinya ditetapkan layak untuk mendapatkan SK Yayasan, harapannya kinerja mereka semakin meningkat dalam memberikan pelayanan prima di unit kerjanya masing-masing,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Warek I UMS Rappang Prediksi Kepuasan Publik Bisa Tembus 90 Persen di Akhir Tahun

21 Februari 2026 - 21:37 WITA

Banana Box Q Hadir dengan Beragam Olahan Pisang

21 Februari 2026 - 21:31 WITA

UMS Rappang Targetkan Empat Dosen Tamu Tiap Semester, Perkuat Kompetensi Mahasiswa

20 Februari 2026 - 22:31 WITA

DPRD Makassar Apresiasi Komitmen Walikota Atasi Kesemrawutan

20 Februari 2026 - 13:52 WITA

Pengelola Masjid Agung Ajak Generasi Muda Makmurkan Masjid dengan Kegiatan Keagamaan

20 Februari 2026 - 04:38 WITA

Antisipasi Lonjakan Harga, Bupati Syaharuddin Alrif Turun Langsung Pantau Pasar Pangkajene

18 Februari 2026 - 12:56 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.