Menu

Mode Gelap
Kontrak PPPK Terancam tak Diperpanjang Sejumlah Pemda, DPR RI Prihatin ASN ‘Kerja dari Rumah’ tiap Jumat, Berlaku mulai 1 April Sekretaris DPRD Kota Makassar Andi Rahmat Mappatoba Ikuti PKN II LAN RI untuk Perkuat Kepemimpinan Birokrasi THR Tak Dibayar Penuh, Menaker Sidak Perusahaan di Semarang Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

Fokus · 20 Agu 2025 15:23 WITA ·

UMKM hingga Pertanian, Sidrap Alami Percepatan Pembangunan


 UMKM hingga Pertanian, Sidrap Alami Percepatan Pembangunan Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Andi Muhammad Yusuf Ruby, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap atas percepatan pembangunan yang terlihat dalam enam bulan terakhir di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Hj. Nurkanaah.

Dalam wawancara khusus di Hotel Grand Sidny Pangkajene, Selasa (19/8/2025), Andi Yusuf menekankan bahwa capaian pembangunan di Sidrap bersifat multidimensional, mencakup sektor ekonomi, tata ruang, hingga tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, sektor UMKM baik di pusat kota maupun pedesaan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, baik secara kuantitas maupun kualitas.

Hal itu dianggap sebagai indikator bahwa kebijakan pemerintah daerah proaktif, berpihak pada ekonomi lokal, sekaligus mendorong kapasitas manajerial pelaku usaha.

Sebagai Ketua Kadin Sidrap periode 2013–2025, Andi Yusuf juga menyoroti transformasi tata ruang kota yang semakin tertata. Penataan lingkungan, jalan yang bersih, trotoar rapi, hingga fasilitas publik yang nyaman disebutnya mencerminkan penerapan prinsip Smart City Governance dan Urban Morphology, di mana estetika dan fungsi berjalan beriringan.

Sementara itu, sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan turut mengalami peningkatan produktivitas berkat program modernisasi berbasis teknologi dan dukungan sarana produksi. Menurutnya, hal ini sejalan dengan konsep Agricultural Innovation Systems (AIS) yang menekankan kolaborasi antara pemerintah, petani, dan sektor swasta.

“Bupati dan Wakil Bupati memahami sektor primer sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Dari sawah hingga kandang, perhatian pemerintah nyata dan berdampak langsung terhadap produktivitas serta pendapatan masyarakat,” jelasnya.

Tak hanya itu, tata kelola pemerintahan Sidrap juga dinilai semakin transparan, akuntabel, dan efisien.

Proses perizinan lebih cepat, komunikasi antara pemerintah dan masyarakat semakin efektif, serta pelayanan publik makin terstandarisasi sesuai prinsip Good Governance.

Puang Ucu sapaan akrab Andi Muhammad Yusuf menilai capaian enam bulan ini merupakan fondasi strategis menuju pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, kolaborasi erat antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi katalis penting bagi pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan kompetitif.

“Dalam enam bulan, Sidrap telah menunjukkan arah pembangunan yang tidak hanya menekankan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kualitas hidup masyarakat serta ketertiban kota. Terobosan ini nyata dirasakan baik oleh pelaku usaha maupun warga,” tutupnya.

Apresiasi Andi Muhammad Yusuf ini mencerminkan keyakinan komunitas bisnis terhadap kepemimpinan Syaharuddin Nurkanaah.

Langkah strategis pemerintah daerah dalam memberdayakan UMKM, memperbaiki tata kota, dan mendorong sektor pertanian dinilai mampu menempatkan Sidrap pada jalur percepatan pembangunan regional yang berkelanjutan. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

500 Peserta Hadiri Rakor Pangan Sidrap, Strategi Besar Hadapi El Nino Disiapkan

1 April 2026 - 21:53 WITA

Kontrak PPPK Terancam tak Diperpanjang Sejumlah Pemda, DPR RI Prihatin

1 April 2026 - 16:46 WITA

ASN ‘Kerja dari Rumah’ tiap Jumat, Berlaku mulai 1 April

1 April 2026 - 16:09 WITA

Sekretaris DPRD Kota Makassar Andi Rahmat Mappatoba Ikuti PKN II LAN RI untuk Perkuat Kepemimpinan Birokrasi

1 April 2026 - 13:39 WITA

THR Tak Dibayar Penuh, Menaker Sidak Perusahaan di Semarang

1 April 2026 - 13:29 WITA

Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

1 April 2026 - 13:15 WITA

Trending di Ekonomi

Sorry. No data so far.