Menu

Mode Gelap
RMS Gelar Buka Puasa dan Bagi Ribuan Sembako di RMS Land Balapan Lari’ di Jalan Poros Amparita–Massepe, Resahkan Pengendara Cahaya Mario Salurkan 100 Paket Bantuan Modal Usaha, Total Rp300 Juta 20 Keluarga Prasejahtera Terima Bantuan Modal Usaha dari Cahaya Mario Grup Puluhan Muallaf Terima Bingkisan Sembako Tim RMS Berbagi

Fokus · 21 Jun 2025 09:17 WITA ·

Bupati Sidrap Pimpin Rapat Pembentukan Brigade Pangan, Targetkan 3.000 Hektare Lahan Siap Tanam


 Bupati Sidrap Pimpin Rapat Pembentukan Brigade Pangan, Targetkan 3.000 Hektare Lahan Siap Tanam Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidrap menggelar Rapat Koordinasi Data Pembentukan Brigade Pangan untuk wilayah Optimalisasi Lahan (Oplah) non-rawa pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Baruga Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, didampingi Sekretaris Daerah A. Rahmat dan Kepala Dinas Pertanian Ibrahim. Turut hadir ratusan calon anggota Brigade Pangan dari berbagai desa dan kelurahan di Sidrap.

Dalam sambutannya, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif menyampaikan permohonan maaf karena agenda tersebut dimajukan dari jadwal semula.

“Seharusnya kegiatan ini dilaksanakan malam hari, namun karena ada agenda penting di Jakarta, kita percepat pelaksanaannya,” ucapnya.

Syaharuddin juga mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan pemerintah pusat terhadap Sidrap.

“Alhamdulillah, kami tidak menyangka bahwa Sidrap masih diperhitungkan secara nasional dari 416 kabupaten/kota di Indonesia. Saat ini saya dipercaya sebagai Wakil Ketua APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia),” jelasnya.

H Syaharuddin Alrif menegaskan pentingnya percepatan program Optimalisasi Lahan (Oplah) tahap pertama.

“PPK-nya sudah saya tunjuk, yaitu Kadis Pertanian. Anggaran pun sudah disiapkan dan RAB-nya tinggal dimantapkan. Kita tinggal menunggu teknis pelaksanaannya,” ungkapnya.

Untuk itu, seluruh pihak terkait seperti kepala desa, penyuluh, BPP, dan camat untuk bersama-sama melakukan monitoring agar anggaran yang telah disiapkan bisa segera diserap untuk mendukung musim tanam kedua.

“Kita punya data awal 3.000 hektare. Sambil itu berjalan, kami juga upayakan pembukaan blokir dana pencairan agar bulan Juli dan Agustus kita bisa bekerja secara bersamaan,” katanya.

H Syaharuddin menambahkan, dengan kondisi irigasi yang telah tersedia, termasuk sawah tadah hujan dan bor air yang sudah terpasang, maka tidak ada alasan untuk menunda pelaksanaan teknis.

Dari 18 ribu hektare lahan yang ditargetkan, 3.000 hektare pertama harus segera berjalan. Bahkan saya akan undang para tukang bor untuk rapat kerja tingkat kabupaten,” tutupnya (asp)

 

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tak Cukup Zakat, Menag Ajak Umat Perluas Kepedulian Sosial Islam

4 Maret 2026 - 03:09 WITA

Bergiliran Hadir di Bukber HUT Rusdi Masse, Kepala Daerah-Legislator Sulsel Tunjukkan Soliditas

4 Maret 2026 - 00:25 WITA

RMS Gelar Buka Puasa dan Bagi Ribuan Sembako di RMS Land

3 Maret 2026 - 20:43 WITA

Permudah Pelaporan Pajak, JMSI Sidrap dan KP2KP Bedah Aplikasi CORETAX

2 Maret 2026 - 17:37 WITA

NasDem Sidrap Tebar Berkah Ramadan, Ratusan Takjil Dibagikan di Amparita

1 Maret 2026 - 19:27 WITA

Balapan Lari’ di Jalan Poros Amparita–Massepe, Resahkan Pengendara

1 Maret 2026 - 02:24 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.