Menu

Mode Gelap
Jembatan Lagading sudah Retak, Padahal Rampung 2025, Telan Dana Rp468 Juta dari APBN Selain RMS, Sejumlah Elit Politik Sulsel Disebut akan Ikut Merapat ke PSI Bupati SAR Ajak UMKM Berkembang, tidak Latah dan Jaga Konsistensi Bupati Terus Dorong Kesejahteraan Guru dan Sarana Pendidikan di Sidrap Jelang Rakernas PSI, Ratusan  Mobil Branding Kaesang – Muammar Gandi

Ajatappareng · 15 Jan 2026 21:18 WITA ·

Ketua Gema Garda Nusantara Pinrang Apresiasi Polres Pinrang Ungkap Penyelundupan 3,2 Kg Sabu


 Ketua Gema Garda Nusantara Pinrang Apresiasi Polres Pinrang Ungkap Penyelundupan 3,2 Kg Sabu Perbesar

Ajatappareng.online, PINRANG — Ketua Gema Garda Nusantara (GGN) Kabupaten Pinrang, Aldi Sukran, mengapresiasi kinerja Satuan Reserse Narkoba Polres Pinrang yang berhasil membongkar kasus penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 3,2 kilogram yang diduga berasal dari jaringan internasional.

Menurut Aldi, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kepemimpinan Kapolres Pinrang, AKBP Edy Sabhara Manggabarani, S.I.K., yang dinilai konsisten dan serius dalam menegakkan hukum, khususnya dalam pemberantasan narkoba di wilayah hukum Kabupaten Pinrang.

“Tentu kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan terukur yang dilakukan Satresnarkoba Polres Pinrang dalam menggagalkan penyelundupan 3,2 kilogram sabu. Ini membuktikan bahwa Polres Pinrang tetap konsisten dan serius menjalankan fungsi penegakan hukum, khususnya terhadap kejahatan transnasional,” kata Aldi Sukran, Selasa (14/1/2026).

Aldi juga menilai selama kepemimpinan AKBP Edy Sabhara Manggabarani, Polres Pinrang telah banyak menorehkan prestasi dalam mengungkap dan menindak bandar serta jaringan narkoba berskala besar.

“Kami mengapresiasi komitmen dan kinerja Polres Pinrang dalam pemberantasan narkoba. Bahkan dalam beberapa pekan di Januari 2026 ini, Polres Pinrang terus menunjukkan keseriusannya dalam memerangi peredaran narkotika,” ujarnya.

Secara kelembagaan, Gema Garda Nusantara Pinrang menyampaikan terima kasih kepada Polres Pinrang dan seluruh jajaran atas perubahan signifikan yang dirasakan masyarakat dalam hal keamanan dan ketertiban.

“Saat ini perubahan sangat terasa. Di bawah kepemimpinan Kapolres, para bandar dan pengedar narkoba terlihat takut beroperasi di Pinrang. Daerah ini kini lebih banyak menjadi jalur perlintasan saja dari Parepare dan Sidrap,” jelasnya.

Aldi menambahkan, pengungkapan kasus tersebut merupakan sebuah prestasi, namun sekaligus menjadi pengingat bahwa ancaman narkotika terhadap bangsa masih sangat nyata. Ia menegaskan GGN akan terus mendukung dan mengawasi penguatan kelembagaan Polri dalam rangka supremasi hukum dan perlindungan masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi narkoba.

“Semakin banyak masyarakat yang peduli dan waspada terhadap peredaran narkoba di sekitarnya, maka ruang gerak para pengedar akan semakin sempit. Masyarakat harus bekerja sama dengan Polri dan BNN sebagai wujud cinta terhadap tanah air,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jembatan Lagading sudah Retak, Padahal Rampung 2025, Telan Dana Rp468 Juta dari APBN

15 Januari 2026 - 18:00 WITA

Karang Taruna Sidrap Apresiasi Pemkab Sidrap atas Keberhasilan Tekan Angka Kemiskinan

14 Januari 2026 - 14:34 WITA

Apresiasi Workshop AI di SMAN 2 Sidrap, Kadis Kominfo: Memperkuat Digitalisasi Pendidikan

14 Januari 2026 - 14:13 WITA

Indeks Pelayanan Publik Sidrap 2025 Melonjak, Tertinggi dalam Lima Tahun

13 Januari 2026 - 18:10 WITA

Rumah Peduli Mario Hadir sebagai Pusat Rehabilitasi NAPZA Humanis di Sidrap

13 Januari 2026 - 16:01 WITA

Bank Sulselbar Berperan Jaga Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

13 Januari 2026 - 15:28 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.