AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Kebakaran hebat melandai Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, pada malam Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (19/3/2026) sekitar pukul 22.15 WITA.
Peristiwa tersebut menghanguskan delapan petak rumah kos, satu rumah panggung, serta satu unit mobil Honda HRV yang terparkir di lokasi kejadian. Api yang dengan cepat membesar membuat warga sekitar panik dan berusaha menyelamatkan diri serta barang berharga.
Kepala Bidang Damkar Sidrap, Andi Hasanuddin melalui Kasi Operasi Damkar, Habibi, mengatakan laporan pertama diterima sekitar pukul 22.46 WITA yang menyebutkan adanya kebakaran di kawasan lorong depan gedung DPRD Sidrap.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba kurang dari tiga menit setelah laporan masuk mendapati api sudah membesar dan sulit dikendalikan.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran kemungkinan berasal dari arus listrik atau aktivitas memasak warga, mengingat kejadian terjadi pada malam Lebaran ketika banyak warga sedang menyiapkan makanan. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut,” ungkap Habibi
Habibi juga menjelaskan proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, salah satunya akses jalan menuju lokasi yang sempit serta banyaknya warga yang berdatangan sehingga menghambat pergerakan mobil pemadam.
Sebanyak delapan armada dikerahkan untuk memadamkan api, terdiri dari tujuh unit mobil Damkar dan satu unit mobil bantuan. Api berhasil dipadamkan setelah hampir tiga jam proses pemadaman dan pendinginan.
Salah satu korban kebakaran, Melda Damayanti, menuturkan api pertama kali dilihatnya saat hendak ke toilet sekitar pukul 22.15 WITA.
Melihat api sudah cukup besar dari arah belakang rumah kos dan segera berteriak meminta pertolongan warga.
Dalam kepanikan tersebut, ia berusaha menyelamatkan kedua orang tuanya yang saat itu sedang tidur.
Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Selain menghanguskan delapan petak kos dan satu rumah panggung, kebakaran juga melalap satu unit mobil Honda HRV milik warga.
Melda menyebut sebagian penghuni kos telah tinggal cukup lama di lokasi tersebut, bahkan ada yang sudah menetap hingga puluhan tahun sehingga peristiwa ini menjadi pukulan berat bagi para korban.
Sementara itu, anggota DPRD Sidrap, Sudarmin Baba, yang turut meninjau lokasi kebakaran mengatakan api diduga pertama kali muncul dari salah satu kamar kos di bagian belakang rumah besar.
Api kemudian merambat hingga membakar bangunan lain di sekitarnya. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama karena belakangan ini cuaca di Kabupaten Sidrap cukup panas dan rawan memicu kebakaran.
Menurut Sudarmin, dugaan sementara penyebab kebakaran bisa saja berasal dari aktivitas memasak pada malam Lebaran atau kemungkinan ledakan petasan. Namun, ia menegaskan penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian yang akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (asp)











