AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Pasar UMKM, yang tengah berlangsung di Lapangan Sepakbola, Kelurahan Arawa kembali bikin ulah. Pasar UMKM yang tadinya bertajuk Bojoe Fest itu, kembali ‘bar-bar’ dengan aktivitas yang diduga berbau judi. Permainan bola ketangkasan.
Padahal, konsep awal hanya pasar UMKM yang diharapkan bisa menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk menjajakan produk lokal, baik kuliner maupun produk UMKM lainnya.
Munculnya aktivitas berbau judi, yakni bola ketangkasan di lokasi pasar UMKM ini, menjadi bukti, bahwa pengelola belum mampu memberikan atmosfer lain bagi UMKM. Pengelola, terkesan hanya mengandalkan bola ketangkasan untuk menarik pengunjung, dan tak mampu mengelola even UMKM yang profesional.
Aktifitas diduga berbau judi di pasar malam di lapangan Sepak Bola Kelurahan Arawa, Kecamatan Watang, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan itu, terpantau Sabtu malam, (21/2/2026).
Walhasil, beragam komentar dari warga dan pengunjung muncul terkait aktivitas itu. Mereka mengeluhkan, pasar yang tadinya diharapkan jadi ajang ‘pameran’ atau ekspo bagi pelaku UMKM, seolah berubah menjadi arena judi. Terlebih, masih dalam suasana hari raya Idul Fitri 1446 Hijjriah.
“Kami selaku warga sangat berharap ada penindakan dari pihak kepolisian terkait aktivitas berbau judi ini. Kalau pameran dan pasar UMKM, atau permainan anak itu kami dukung karena bagus untuk kegiatan libur hari raya,” komentar seorang warga. (*/asp)











