Komitmen Toko Cahaya Nabila, Kurangi Aktivitas yang Ganggu Pengguna Jalan
AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Pemilik atau owner Toko Bangunan Cahaya Nabila, di Kelurahan Majjelling Wattang, memiliki komitmen untuk mengurangi aktivitas pada jam kerja yang dinilai mengganggu pengguna jalan dan warga sekitar.
Saat dikonfirmasi wartawan, Ahad (24/5/2026), Owner Cahaya Nabila, H Syaiful justru mengaku terbuka dengan sehala bentuk saran.
“Kami justru berterima kasih, jika ada kritik seperti ini. Itu artinya, kami harus mengevaluasi aktivitas di toko. Dan langkah itu langsung saya terapkan kepada para pekerja saat bongkar muat,” katanya.
Langkah yang dimaksud adalah, mengurangi aktivitas bongkar muat pada jam-jam tertentu yang bisa mengganggu aktivitas warga.
Menurut H Syaiful, toko Cahaya Nabila selalu terbuka atas masukan dari semua pihak, baik warga maupun pemerintah.
Sebelumnya, aktivitas truk pengangkut semen yang kerap parkir hingga memakan badan jalan disebut mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan pengendara yang melintas.
Keluhan warga muncul karena proses bongkar muat sering berlangsung pada jam sibuk.
“Terimakasih, kami terima semua kritikan dan saran perbaikan untuk usaha kami. Ini juga sudah 11 tahun kami usaha di sini, dan baru kali ini ada keluhan seperti ini,” ujarnya.
Ia juga berharap persoalan seperti ini dapat diselesaikan melalui komunikasi bersama agar ditemukan solusi terbaik tanpa merugikan pihak manapun.
“Kalau ada hal-hal seperti ini, alangkah baiknya duduk bersama mencari solusi terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sidrap, Andi Bahari, mengungkapkan pihaknya telah melayangkan surat teguran kepada pemilik toko terkait aktivitas bongkar muat tersebut.
“Yah, kami sudah layangkan surat teguran sambil berkoordinasi dengan Satlantas Polres Sidrap terkait penindakannya,” singkatnya. (sp)



Tinggalkan Balasan