AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Gelombang euforia dangdut mulai membanjiri Kabupaten Sidrap. Sabtu, 25 April, ribuan peserta dari berbagai penjuru daerah akan memadati lokasi audisi Dangdut Academy 8 (D’Academy 8), yakni di Kantor Bupati atau kompleks SKPD Sidrap. Indosiar, bersama Pemkab Sidrap, menjadikan ajang bergengsi ini sebagai magnet besar pencarian bakat sekaligus panggung harapan bagi generasi muda.

Sidrap, memang dikenal kerap melahirkan bintang dangdut di ajang pencarian bakat yang banyak digelar. Mulai Abi KDI, Nia LIDA hingga terakhir A. Syaqira jebolan Dangdut Academi 7 (DA7).

​Di tengah riuhnya suasana jelang Audisi, Bupati Sidrap, H Syaharuddin Alrif teus menyapa dan menyuntikkan semangat kepada panitia dan seluruh calon peserta Audisi. Syaharuddin memberikan dukungan khusus bagi putra-putri asli Bumi Nene Mallomo, yang siap bertarung di panggung nasional.

​Rabu pagi, halaman sekitar Kompleks SKPD mulai berubah menjadi “panggung mimpi”, untuk menyambut ribuan anak muda yang akan mempertaruhkan bakat mereka di dunia tarik suara.

​“Kuncinya percaya diri, tetap semangat, dan jangan pernah menyerah. Jika belum berhasil tahun ini, bangkit dan coba lagi. Saya optimistis peserta dari Sidrap akan mampu bersaing, bahkan keluar sebagai juara,” tegas Bupati SAR dengan penuh keyakinan.

​Bagi Bupati SAR, audisi ini bukan sekadar kompetisi menyanyi. Ia menilai ajang ini sebagai momentum strategis. Ia mengatakan, kompetisi ini membuka jalan bagi talenta lokal untuk menembus industri hiburan nasional.

​Selain itu, melahirkan bintang-bintang baru yang akan membawa identitas daerah ke kancah luas. Kehadiran ribuan orang memberikan efek domino positif bagi UMKM di sekitar lokasi, mulai dari sektor kuliner, transportasi, hingga jasa lainnya.

​“Ini bukan hanya tentang lomba menyanyi, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat. Kita berharap, kegiatan berskala nasional seperti ini rutin digelar setiap tahun agar talenta lokal semakin terasah dan mimpi-mimpi besar anak muda kita bisa terwujud,” katanya. (sp)