CJH Kloter 1 dan 2 Tiba di Asrama Haji Sudiang, Rabu Dini Hari Berangkat ke Tanah Suci
AJATAPPARENG.ONLINE, MAROS — Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar menerima perdana 387 calon haji asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang masuk dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 masuk pemondokan Asrama Haji Sudiang Makassar.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulsel, Ikbal Ismail menyambut langsung 387 calon haji tersebut untuk mengikuti serangkaian proses penerimaan sebelum pemberangkatan ke Arab Saudi.
“Kloter pertama yang masuk asrama haji hari ini adalah jamaah calon haji asal Kabupaten Soppeng. Setelah ini menyusul Kloter 2 asal Kabupaten Sidrap,” kata Ikbal di Makassar, Selasa, 21 April 2026.
Ikbal yang juga Ketua PPIH Embarkasi Makassar mengatakan Kloter 1 akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Rabu, 22 April 2026, pukul 03.20 Wita. Sementara untuk Kloter 2 yang masuk asrama haji pada Selasa pagi, juga akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Rabu, 22 April 2026, sekitar pukul 03.30 Wita.
“Untuk kloter kedua ini berasal dari Kabupaten Sidrap dan utuh semuanya. Kalau kloter 1 asal Soppeng itu 386 orang dan satu orang lagi dari Makassar,” ujar dia.
Ikbal mengungkap perihal jemaah calon haji lansia yang berumur 60 tahun ke atas, dibagi dua kategori yakni lansia mandiri dan lansia tidak mandiri. Lansia mandiri yang masih bisa berjalan dan mengurus diri sendiri, sedangkan lansia tidak mandiri yang susah jalan dan harus dibantu dengan kursi roda.
“Lansia tidak mandiri akan diprioritaskan, termasuk menyiapkan makanannya yang sesuai seperti bubur dan sebagainya,” kata Ikbal.
Sementara itu Asisten I Pemprov Sulsel, Ishaq Iskandar yang ikut menerima secara langsung jamaah calon haji asal Kabupaten Soppeng berharap agar semua tamu Allah Subhanahu Wa Ta’ala (SWT) itu bisa membawa nama baik daerah di Tanah Suci.
“Jaga nama baik daerah kita, karena kalau nama daerah dijaga dengan baik, maka nama bangsa Indonesia juga akan dijaga,” pesan dia. (sp)



Tinggalkan Balasan