Menu

Mode Gelap
Tetap Solid, Elite NasDem Sulsel Gelar Konsolidasi 15 Truk Telur Sidrap Dilepas di Festival Tani Ternak, Nilai Transaksi Rp4,7 M Kasus Dugaan Penipuan ‘Mengendap’ 3 Tahun di Polres Wajo, Korban Minta Aparat Serius Wow…Ada Transaksi Alshintan Rp1,2 Miliar pada Pembukaan Festival Tani Ternak Semangat Pengabdian, Begini Pesan Menyentuh Bupati Sidrap

Fokus · 2 Apr 2025 05:44 WITA ·

Detik-Detik Warga Temukan Lansia dalam Perut Ular Piton


 Detik-Detik Warga Temukan Lansia dalam Perut Ular Piton Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Peristiwa tragis terjadi di Lingkungan VI Lampiring, Kelurahan Batu, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.

Seorang wanita bernama Hasiah (66), seorang ibu rumah tangga, ditemukan tewas setelah ditelan seekor ular piton raksasa sepanjang enam meter pada Selasa (1/4/2025) malam.

Kejadian mengerikan ini bermula pada pagi hari sekitar pukul 08.00 Wita, ketika Hasiah berpamitan kepada keluarganya untuk pergi ke kebun belakang rumah guna mencari tali ikat kayu. Namun, hingga sore hari, ia tak kunjung kembali ke rumah.

Putra korban, Nurdin (42), mulai merasa khawatir dan mencoba mencari ibunya di sekitar rumah serta menanyakan kepada warga setempat, tetapi tidak ada seorang pun yang mengetahui keberadaannya.

Kekhawatiran semakin meningkat, sehingga warga bersama-sama membantu pencarian.

Pencarian pun diperluas hingga ke perkebunan dan persawahan dekat rumah korban. Pada pukul 20.30 Wita, warga menemukan seekor ular piton besar dengan perut yang membesar secara tidak wajar. Kecurigaan pun muncul bahwa ular tersebut telah memangsa korban.

Dengan penuh keberanian, warga menangkap dan membunuh ular tersebut. Setelah perut ular dibelah, mereka mendapati tubuh Hasiah dalam keadaan tak bernyawa.

Peristiwa ini sontak membuat geger warga sekitar yang tidak menyangka insiden mengerikan seperti ini bisa terjadi di daerah mereka.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka sekitar pukul 21.15 Wita.

Kapolsek Pitu Riase, IPDA Zakaria, membenarkan kejadian ini dan mengimbau warga agar lebih waspada terhadap bahaya satwa liar yang berkeliaran di sekitar pemukiman.

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa ancaman dari alam liar masih nyata, terutama di daerah yang berdekatan dengan habitat satwa buas.

Warga diimbau untuk selalu berhati-hati dan lebih waspada ketika beraktivitas di luar rumah, terutama di area yang berpotensi menjadi tempat persembunyian hewan buas. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Antisipasi Lonjakan Harga, Bupati Syaharuddin Alrif Turun Langsung Pantau Pasar Pangkajene

18 Februari 2026 - 12:56 WITA

Bertepatan HUT Sidrap, RS Adinda Launching Pelayanan Sobat Adinda Medical AI (SAMA)

17 Februari 2026 - 13:23 WITA

Hari Jadi ke-682 Sidrap, IPM Tertinggi Tujuh Tahun dan Ekonomi Tumbuh 8,02 Persen

16 Februari 2026 - 19:04 WITA

Hari Jadi ke 628, Bupati Sidrap Ungkap Kontribusi Terbaik untuk Sulsel

16 Februari 2026 - 14:21 WITA

Hari Jadi Sidrap ke-682, Bupati Syaharuddin Ajak Warga Jadikan Jalur SKPD Pusat Olahraga dan Rekreasi

15 Februari 2026 - 17:23 WITA

Pemkab Sidrap dan PT Barito Renewables Energi Sepakati Pengembangan PLTB Tahap II

15 Februari 2026 - 15:02 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.