Menu

Mode Gelap
‘Bar-bar’ Lagi, Pasar Malam Terpantau Bikin Aktivitas Berbau Judi Bulog mulai Sasar 25.622 Penerima Bantuan Pangan Pastikan Mudik Aman, Kapolda Pantau Pospam di Sidrap Pemkab Pinrang Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Idul Fitri Respon Cepat, Dinsos Sidrap Kunjungi Rumah Guru Mengaji Disabilitas

News · 20 Jan 2026 16:06 WITA ·

Diduga Ilegal, DPRD Sidrap Minta Tambang Galian C di Arawa Ditutup


 Diduga Ilegal, DPRD Sidrap Minta Tambang Galian C di Arawa Ditutup Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Aktivitas tambang galian C yang diduga tidak berizin di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menuai sorotan. Lokasi tambang yang berada di Kelurahan Arawa, Kecamatan Watang Pulu, dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Meski dampaknya dirasakan langsung, banyak warga memilih bungkam dan enggan menyampaikan keluhan secara terbuka karena khawatir akan konsekuensi tertentu.

Hasil penelusuran tim media pada Selasa, (20/1/2026), menunjukkan aktivitas tambang masih berlangsung. Terlihat alat berat beroperasi di lokasi, sementara sejumlah mobil truk hilir mudik mengangkut material tanah timbunan.

Aktivitas yang diduga tidak mengantongi izin resmi ini dinilai membawa dampak negatif yang serius bagi lingkungan dan kenyamanan warga.

Debu yang beterbangan serta kebisingan alat berat menjadi keluhan utama masyarakat sekitar. Selain itu, kondisi jalan di sekitar lokasi tambang mengalami kerusakan cukup parah akibat intensitas kendaraan berat bermuatan material yang melintas setiap hari.

Situasi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kekhawatiran warga semakin bertambah karena penambangan yang dilakukan tanpa pengawasan dan perencanaan matang berpotensi memicu bencana alam, seperti longsor dan banjir.

Ancaman ini menjadi serius mengingat jarak antara lokasi tambang dan pemukiman warga terbilang dekat.

Menyikapi keluhan tersebut, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sidrap turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tambang.

Sidak tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Sidrap Saenal Rosi, Naharuddin Sadeke, Agus Syam, dan Ismail Aksa, bersama perwakilan Polsek Watang Pulu serta pihak pemerintah daerah.

Ketua Komisi III DPRD Sidrap, Agus Syam, membenarkan adanya laporan dan keluhan masyarakat terkait aktivitas tambang galian C yang diduga tidak berizin tersebut.

Ia menegaskan bahwa DPRD telah melakukan koordinasi dengan pemilik tambang dan pemerintah daerah Kabupaten Sidrap.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemilik tambang dan pemerintah daerah. Aktivitas tambang ini diminta untuk ditutup sementara sampai seluruh izin operasionalnya benar-benar lengkap,” tegas Agus Syam saat ditemui di lokasi sidak.

Berdasarkan informasi yang diperoleh saat sidak, material tanah dari lokasi tambang tersebut diduga digunakan untuk keperluan penimbunan proyek pembangunan Gudang Bulog yang berada di Kelurahan Arawa, Kecamatan Watang Pulu.

Estimasi kebutuhan material untuk proyek tersebut mencapai sekitar 1.500 truk tanah timbunan.

“Saat ini diperkirakan sudah sekitar 500 truk material yang terangkut. Sementara luas area tambang galian C di lokasi ini kurang lebih mencapai 1.500 hektar,” ungkapnya.

DPRD Sidrap menegaskan akan terus mengawal persoalan ini dan mendesak penegakan hukum agar aktivitas penambangan yang tidak sesuai aturan tidak terus berlangsung.

Langkah tegas dinilai penting demi menjaga keselamatan warga, kelestarian lingkungan, serta memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (sp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Napi Meninggal di Rutan Sidrap, Luka Lebam Jadi Sorotan Publik

23 Maret 2026 - 13:39 WITA

Silaturahmi Akbar IPMI Sidrap 2026, Alumni Bahas Rencana Gedung dan Penguatan Jaringan

22 Maret 2026 - 23:07 WITA

‘Bar-bar’ Lagi, Pasar Malam Terpantau Bikin Aktivitas Berbau Judi

22 Maret 2026 - 14:32 WITA

Kebakaran Hebat di Sidrap Hanguskan Rumah Kos, Rumah Panggung dan Mobil HRV

21 Maret 2026 - 04:28 WITA

Meriah! Bupati Sidrap Resmi Lepas Peserta Takbir Keliling di Monumen Ganggawa

20 Maret 2026 - 21:40 WITA

Idul Fitri di Madinah, Dr. Bunyamin Yapid Pantau Langsung Jamaah Annur Travel

20 Maret 2026 - 21:25 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.