Menu

Mode Gelap
Progres Pengaspalan Ruas Rappang-Pangkajene Baru 12,44 Persen Penguatan Kinerja Pembangunan, Komisi C DPRD Makassar Gelar Rapat Monev Triwulan I 2026 Bersama SKPD Mitra Dua Rest Area di Sulsel Senilai Ratusan Juta Terbengkalai, Termasuk di Sidrap Kontrak PPPK Terancam tak Diperpanjang Sejumlah Pemda, DPR RI Prihatin ASN ‘Kerja dari Rumah’ tiap Jumat, Berlaku mulai 1 April

Ajatappareng · 6 Jul 2025 02:08 WITA ·

Dinkes Pinrang Gelar Pelayanan Kesehatan Bergerak di Desa Suppirang


 Dinkes Pinrang Gelar Pelayanan Kesehatan Bergerak di Desa Suppirang Perbesar

Ajatappareng.online, PINRANG — Pemerintah Kabupaten Pinrang terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang merata, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui program Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan Bergerak yang menyasar daerah-daerah yang sulit dijangkau fasilitas kesehatan.

Program ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, dan pada Ahad (6/7), digelar di Desa Suppirang, Kecamatan Lembang, sebagai salah satu lokasi prioritas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, drg. Dyah Puspita Dewi, M.Kes., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menghadirkan layanan kesehatan spesialistik bagi masyarakat pedalaman.

“Beberapa dokter spesialis yang kami hadirkan dalam kegiatan ini antara lain dokter spesialis kandungan (obgyn), penyakit dalam (interna), dan THT. Selain itu juga tersedia layanan pemeriksaan USG, EKG, serta pemeriksaan umum,” jelas Dyah.

Kegiatan ini secara resmi dilepas oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pinrang, Hj. A. Sri Widiyati A. Irwan, yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Pinrang.

Selain pelayanan medis, kegiatan ini turut dirangkaikan dengan senam bersama warga setempat sebagai bagian dari promosi gaya hidup sehat. Sinergi antara Dinas Kesehatan dan TP PKK melalui Pokja IV ini diharapkan mampu mendorong kebiasaan hidup sehat yang menyenangkan dan mudah diterapkan.

Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan bantuan tambahan gizi bagi bayi dan balita yang mengalami stunting sebagai bentuk intervensi dini terhadap permasalahan gizi buruk.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini terus mendapat dukungan dari semua pihak, agar masyarakat di pelosok pun bisa merasakan layanan kesehatan yang berkualitas,” tutup Dyah.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lestarikan Tradisi, Bupati Sidrap Datang ke Pesta Pernikahan Warga dengan Menunggang Kuda

5 April 2026 - 21:51 WITA

Petinggi Indosiar Temui Bupati Sidrap, Bahas Audisi DA8

5 April 2026 - 15:28 WITA

Lima Tahun Berjalan, Kasus Dugaan Penipuan di Sidrap Mulai Temui Titik Terang

5 April 2026 - 15:21 WITA

Progres Pengaspalan Ruas Rappang-Pangkajene Baru 12,44 Persen

4 April 2026 - 15:34 WITA

Penguatan Kinerja Pembangunan, Komisi C DPRD Makassar Gelar Rapat Monev Triwulan I 2026 Bersama SKPD Mitra

4 April 2026 - 14:49 WITA

Dua Rest Area di Sulsel Senilai Ratusan Juta Terbengkalai, Termasuk di Sidrap

4 April 2026 - 14:15 WITA

Trending di Ajatappareng