Menu

Mode Gelap
DPRD Makassar Apresiasi Komitmen Walikota Atasi Kesemrawutan Pengelola Masjid Agung Ajak Generasi Muda Makmurkan Masjid dengan Kegiatan Keagamaan Tetap Solid, Elite NasDem Sulsel Gelar Konsolidasi 15 Truk Telur Sidrap Dilepas di Festival Tani Ternak, Nilai Transaksi Rp4,7 M Kasus Dugaan Penipuan ‘Mengendap’ 3 Tahun di Polres Wajo, Korban Minta Aparat Serius

Ajatappareng · 6 Jul 2025 02:08 WITA ·

Dinkes Pinrang Gelar Pelayanan Kesehatan Bergerak di Desa Suppirang


 Dinkes Pinrang Gelar Pelayanan Kesehatan Bergerak di Desa Suppirang Perbesar

Ajatappareng.online, PINRANG — Pemerintah Kabupaten Pinrang terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang merata, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui program Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan Bergerak yang menyasar daerah-daerah yang sulit dijangkau fasilitas kesehatan.

Program ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, dan pada Ahad (6/7), digelar di Desa Suppirang, Kecamatan Lembang, sebagai salah satu lokasi prioritas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, drg. Dyah Puspita Dewi, M.Kes., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menghadirkan layanan kesehatan spesialistik bagi masyarakat pedalaman.

“Beberapa dokter spesialis yang kami hadirkan dalam kegiatan ini antara lain dokter spesialis kandungan (obgyn), penyakit dalam (interna), dan THT. Selain itu juga tersedia layanan pemeriksaan USG, EKG, serta pemeriksaan umum,” jelas Dyah.

Kegiatan ini secara resmi dilepas oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pinrang, Hj. A. Sri Widiyati A. Irwan, yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Pinrang.

Selain pelayanan medis, kegiatan ini turut dirangkaikan dengan senam bersama warga setempat sebagai bagian dari promosi gaya hidup sehat. Sinergi antara Dinas Kesehatan dan TP PKK melalui Pokja IV ini diharapkan mampu mendorong kebiasaan hidup sehat yang menyenangkan dan mudah diterapkan.

Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan bantuan tambahan gizi bagi bayi dan balita yang mengalami stunting sebagai bentuk intervensi dini terhadap permasalahan gizi buruk.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini terus mendapat dukungan dari semua pihak, agar masyarakat di pelosok pun bisa merasakan layanan kesehatan yang berkualitas,” tutup Dyah.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

UMS Rappang Targetkan Empat Dosen Tamu Tiap Semester, Perkuat Kompetensi Mahasiswa

20 Februari 2026 - 22:31 WITA

DPRD Makassar Apresiasi Komitmen Walikota Atasi Kesemrawutan

20 Februari 2026 - 13:52 WITA

Pengelola Masjid Agung Ajak Generasi Muda Makmurkan Masjid dengan Kegiatan Keagamaan

20 Februari 2026 - 04:38 WITA

Antisipasi Lonjakan Harga, Bupati Syaharuddin Alrif Turun Langsung Pantau Pasar Pangkajene

18 Februari 2026 - 12:56 WITA

Bertepatan HUT Sidrap, RS Adinda Launching Pelayanan Sobat Adinda Medical AI (SAMA)

17 Februari 2026 - 13:23 WITA

Hari Jadi ke-682 Sidrap, IPM Tertinggi Tujuh Tahun dan Ekonomi Tumbuh 8,02 Persen

16 Februari 2026 - 19:04 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.