Menu

Mode Gelap
Kasus Dugaan Penipuan ‘Mengendap’ 3 Tahun di Polres Wajo, Korban Minta Aparat Serius Wow…Ada Transaksi Alshintan Rp1,2 Miliar pada Pembukaan Festival Tani Ternak Semangat Pengabdian, Begini Pesan Menyentuh Bupati Sidrap Ini 4 Skema Penyaluran MBG Selama Bulan Suci Ramadhan Wamen HAM Mugiyanto Hadiri HUT JMSI ke-6

Fokus · 2 Sep 2025 14:16 WITA ·

Fokus Pertanian, Bupati Sidrap Targetkan Peningkatan Pendapatan Petani Sidrap


 Fokus Pertanian, Bupati Sidrap Targetkan Peningkatan Pendapatan Petani Sidrap Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, memimpin langsung panen perdana padi di Dusun Larumpu, Desa Bila Riawa, Kecamatan Dua Pitue, Selasa (2/9/2025).

Kegiatan ini berlangsung meriah dengan dihadiri masyarakat serta sejumlah pejabat daerah, termasuk Anggota DPRD Sidrap Kartini, Kadis PSDA Andi Safari Tenata, Camat Dua Pitue Andi Sammang, Kapolsek Dua Pitue AKP Amiruddin, serta jajaran pejabat DTPHPKP dan penyuluh pertanian.

Dalam sambutannya, Bupati Sidrap, H Syaharuddin Alrif mengingatkan masyarakat untuk senantiasa bersyukur atas hasil panen sekaligus menjaga kebersamaan dan nilai-nilai spiritual.

“Jumlah sawah di Kecamatan Dua Pitue kurang lebih 5.800 hektare, khusus Desa Bila Riawa sekitar 968 hektare. Alhamdulillah padi kita bagus sekali, meski ada sebagian kecil terdampak wereng,” ujarnya.

Syaharuddin menambahkan, momen ini menjadi pengalaman berharga baginya.

“Sejak 10 tahun jadi anggota DPRD Sulsel, saya belum pernah panen perdana di Bila. Biasanya hanya pesta panen. Hari ini cita-cita saya tercapai, dulu saya datang sebagai petani, sekarang saya datang sebagai Bupati Sidrap,” ungkapnya.

Bupati menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi prioritas kerjanya. Di Sidrap, 90 persen masyarakat bekerja di pertanian. Karena itu saya konsentrasi penuh meningkatkan pendapatan masyarakat melalui sektor ini.

Menurutnya, produksi padi Sidrap menunjukkan peningkatan signifikan. “Tahun 2024 hasil panen sekitar 200 ribu ton, tahun 2025 naik menjadi 303 ribu ton.

Peningkatan ini, kata Syaharuddin, tidak lepas dari upaya pemerintah menjamin pupuk, mengatur irigasi, dan mengendalikan harga gabah. Harga gabah di Sidrap bahkan tertinggi di Indonesia, mencapai Rp6.800 per kilogram, lebih tinggi dari harga acuan pemerintah Rp6.500.

Selain pertanian, juga menekankan perhatian pada kesehatan, kebersihan lingkungan, hingga pendidikan. jadi masyarakat menjaga lingkungan rumah agar rapi, serta memastikan tidak ada anak di Sidrap yang putus sekolah karena kendala biaya.

Acara panen perdana ini ditutup dengan penyerahan bantuan pestisida kepada petani Desa Bila Riawa sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kasus Dugaan Penipuan ‘Mengendap’ 3 Tahun di Polres Wajo, Korban Minta Aparat Serius

11 Februari 2026 - 16:05 WITA

Reses di Minasa Upa, Andi Suhada Soroti Masalah Sampah dan Drainase

11 Februari 2026 - 14:21 WITA

Di Pesantren, Komisioner Bawaslu Sidrap Bekali Santri Materi Bahaya Politik Uang

11 Februari 2026 - 12:41 WITA

Wow…Ada Transaksi Alshintan Rp1,2 Miliar pada Pembukaan Festival Tani Ternak

11 Februari 2026 - 00:41 WITA

Bupati Klaim, Konsep Festival Tani Ternak ‘Out of The Box’

10 Februari 2026 - 22:45 WITA

Sinergi Ketahanan Pangan, Kajati Sulsel Titip Aset Senilai Rp2 Miliar ke Bulog di Sidrap

10 Februari 2026 - 16:11 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.