Menu

Mode Gelap
Tetap Solid, Elite NasDem Sulsel Gelar Konsolidasi 15 Truk Telur Sidrap Dilepas di Festival Tani Ternak, Nilai Transaksi Rp4,7 M Kasus Dugaan Penipuan ‘Mengendap’ 3 Tahun di Polres Wajo, Korban Minta Aparat Serius Wow…Ada Transaksi Alshintan Rp1,2 Miliar pada Pembukaan Festival Tani Ternak Semangat Pengabdian, Begini Pesan Menyentuh Bupati Sidrap

Eksklusif · 1 Jun 2025 16:10 WITA ·

Granat Aktif hingga Perlengkapan Perang Ditemukan di Arateng


 Granat Aktif hingga Perlengkapan Perang Ditemukan di Arateng Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Sebuah penemuan mengejutkan terjadi di Kelurahan Arateng, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Dua buah granat jenis nanas dan sejumlah barang inventaris militer milik mendiang Serma Purnawirawan TNI Kanto alias Karaeng Patiroi, ditemukan tersimpan rapi dalam sebuah peti kayu tua, Minggu (1/6/2025), pukul 15.00 Wita.

Penemuan bermula dari aktivitas seorang warga, Muhammad Ikbal (22 tahun), yang tengah memperbaiki seng bocor di rumah peninggalan orang tua almarhum. Saat sedang bekerja di bagian atap bangunan tradisional yang dikenal dengan nama Saoraja Mannagae, Ikbal menemukan sebuah helm baja di sudut loteng.

Penasaran, Ikbal membuka peti kayu yang terletak di dekat helm tersebut. Di dalamnya, ia menemukan dua granat nanas yang masih utuh dan sejumlah perlengkapan militer yang diduga merupakan inventaris milik almarhum Serma Kanto.

Adapun barang-barang yang ditemukan, antara lain:

2 (dua) buah helm baja

1 (satu) ransel kecil

1 (satu) pilbek

1 (satu) penyelesak

4 (empat) magaseng senjata standar

2 (dua) sarung magaseng

1 (satu) kotak amunisi

Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak keluarga, yakni putri almarhum, Hj. Andi Cahya (65 tahun). Kepada warga dan aparat, ia membenarkan bahwa barang-barang tersebut merupakan milik ayahnya, yang telah pensiun dari dinas kemiliteran sejak tahun 1972 dan wafat pada 24 November 2022 lalu.

“Sekitar tahun 90-an saya pernah melihat granat itu. Tapi saya kira sudah tidak aktif. Kami simpan karena dianggap bagian dari kenangan beliau,” tutur Hj. Cahya.

Serma Purnawirawan TNI Kanto bukan sekadar anggota militer biasa. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh pejuang kemerdekaan asal Sidrap, dan tercatat sebagai sahabat seperjuangan dari Usman Balo, tokoh lokal yang juga memiliki peran penting dalam sejarah pertahanan wilayah Sulawesi Selatan pasca-kemerdekaan.

Pihak berwenang telah melakukan pengamanan terhadap seluruh temuan, terutama dua granat aktif, guna menghindari potensi bahaya. Tim penjinak bahan peledak (Jihandak) direncanakan turun ke lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan.

Situasi di sekitar lokasi penemuan saat ini dalam keadaan aman dan terkendali. Aparat menghimbau masyarakat untuk tidak memindahkan atau menyentuh benda-benda mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan peninggalan militer. (*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Antisipasi Lonjakan Harga, Bupati Syaharuddin Alrif Turun Langsung Pantau Pasar Pangkajene

18 Februari 2026 - 12:56 WITA

Bertepatan HUT Sidrap, RS Adinda Launching Pelayanan Sobat Adinda Medical AI (SAMA)

17 Februari 2026 - 13:23 WITA

Hari Jadi ke-682 Sidrap, IPM Tertinggi Tujuh Tahun dan Ekonomi Tumbuh 8,02 Persen

16 Februari 2026 - 19:04 WITA

Hari Jadi ke 628, Bupati Sidrap Ungkap Kontribusi Terbaik untuk Sulsel

16 Februari 2026 - 14:21 WITA

Hari Jadi Sidrap ke-682, Bupati Syaharuddin Ajak Warga Jadikan Jalur SKPD Pusat Olahraga dan Rekreasi

15 Februari 2026 - 17:23 WITA

Pemkab Sidrap dan PT Barito Renewables Energi Sepakati Pengembangan PLTB Tahap II

15 Februari 2026 - 15:02 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.