AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Menjelang puncak peringatan Milad Muhammadiyah ke-113, Panitia Milad Muhammadiyah tingkat Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) akan menggelar berbagai lomba keagamaan dan kreativitas.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga malam dan dipusatkan di lokasi pelaksanaan Milad, Desa Lombo, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap.
Ketua Panitia Milad Muhammadiyah ke-113 Sidrap, Dr. Herman Dema, didampingi Seksi Acara Ridwan Paki, S.Pd, menyampaikan bahwa rangkaian lomba ini merupakan bagian dari upaya menyemarakkan Milad Muhammadiyah sekaligus sebagai wadah pembinaan potensi generasi muda.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat panitia yang digelar di Kampus Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Selasa lalu.
“Panitia akan melaksanakan berbagai jenis lomba jelang pelaksanaan Milad Muhammadiyah ke-113. Kegiatan ini bertujuan untuk menyalurkan bakat dan minat peserta, menumbuhkan kepercayaan diri, serta meningkatkan pemahaman nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” ujar Dr. Herman Dema.
Jenis lomba yang dipertandingkan dibagi berdasarkan jenjang pendidikan. Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), lomba difokuskan pada keceriaan, dasar keislaman, kerja sama, serta keberanian tampil. Lomba yang akan digelar meliputi lomba adzan, hafalan surat pendek, yel-yel regu, lomba mewarnai islami yang direncanakan pada siang hari, serta lomba cerita islami atau kisah nabi.
Sementara itu, peserta tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan mengikuti lomba yang menekankan kreativitas, kepemimpinan, dan pemahaman Muhammadiyah. Adapun lomba yang disiapkan antara lain pidato dakwah remaja, cerdas cermat Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, lomba lagu islami, serta desain poster Milad Muhammadiyah.
Adapun untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), lomba difokuskan pada aspek intelektual, kepemimpinan, dan dakwah kreatif. Jenis lomba yang akan dipertandingkan meliputi debat islami, dakwah, serta musikalisasi puisi islami.
Panitia berharap, melalui rangkaian lomba ini, Milad Muhammadiyah ke-113 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga sarana syiar Islam berkemajuan serta penguatan peran Muhammadiyah dalam membina generasi muda yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. (asp)

















