Menu

Mode Gelap
Jembatan Lagading sudah Retak, Padahal Rampung 2025, Telan Dana Rp468 Juta dari APBN Selain RMS, Sejumlah Elit Politik Sulsel Disebut akan Ikut Merapat ke PSI Bupati SAR Ajak UMKM Berkembang, tidak Latah dan Jaga Konsistensi Bupati Terus Dorong Kesejahteraan Guru dan Sarana Pendidikan di Sidrap Jelang Rakernas PSI, Ratusan  Mobil Branding Kaesang – Muammar Gandi

Terkini · 2 Sep 2024 13:40 WITA ·

Kajari Sidrap Pimpin Upacara Hari Lahir Kejaksaan RI ke-79


 Kajari Sidrap Pimpin Upacara Hari Lahir Kejaksaan RI ke-79 Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sidenreng Rappang, Sutikno S.H., M.H., memimpin upacara peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-79 di halaman Kantor Kejari Sidrap.

Upacara ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Hari Lahir Kejaksaan diperingati, dengan tema “Hari Lahir Kejaksaan sebagai Simbol Terwujudnya Kedaulatan Penuntutan dan Advocaat Generaal.”

Dalam upacara yang dihadiri oleh seluruh jajaran Kejari Sidrap, Sutikno membacakan amanat Jaksa Agung Republik Indonesia, ST. Burhanuddin. Amanat tersebut menegaskan pentingnya Kejaksaan dalam menjaga kedaulatan hukum di Indonesia sejak berdirinya 79 tahun yang lalu.

“Peran Kejaksaan sangat penting dalam mempertahankan stabilitas dan keamanan negara, serta dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penegakan hukum,” ujar Sutikno.

Sutikno juga menekankan bahwa peringatan ini bertujuan untuk memperkuat soliditas di kalangan insan Adhyaksa dan mewujudkan komitmen Kejaksaan untuk selalu hadir di tengah masyarakat dengan penegakan hukum yang berkeadilan.

Sejak tahun 1960, Kejaksaan hanya memperingati Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) pada 22 Juli, namun mulai tahun ini, peringatan Hari Lahir Kejaksaan pada 2 September akan menjadi tradisi baru. Keputusan ini diambil untuk memperingati sejarah panjang perjuangan Kejaksaan dalam menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia.

Dalam lima tahun terakhir, Kejaksaan RI telah meraih berbagai capaian signifikan yang membuatnya menjadi lembaga penegak hukum paling dipercaya oleh masyarakat. Namun, Sutikno mengingatkan bahwa kepercayaan publik harus dijaga dengan integritas, profesionalisme, dan kejujuran.

“Jangan sampai kita berpuas diri, tantangan di masa depan masih banyak. Seluruh insan Adhyaksa harus terus berinovasi dan menjaga nama baik institusi,” tegasnya.

Upacara diakhiri dengan harapan bahwa seluruh jajaran Kejaksaan akan terus bekerja dengan hati nurani, menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, dan menjaga kepercayaan publik sebagai indikator keberhasilan dalam menjalankan tugas sebagai penegak hukum. (asp)

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jembatan Lagading sudah Retak, Padahal Rampung 2025, Telan Dana Rp468 Juta dari APBN

15 Januari 2026 - 18:00 WITA

Karang Taruna Sidrap Apresiasi Pemkab Sidrap atas Keberhasilan Tekan Angka Kemiskinan

14 Januari 2026 - 14:34 WITA

Apresiasi Workshop AI di SMAN 2 Sidrap, Kadis Kominfo: Memperkuat Digitalisasi Pendidikan

14 Januari 2026 - 14:13 WITA

Indeks Pelayanan Publik Sidrap 2025 Melonjak, Tertinggi dalam Lima Tahun

13 Januari 2026 - 18:10 WITA

Rumah Peduli Mario Hadir sebagai Pusat Rehabilitasi NAPZA Humanis di Sidrap

13 Januari 2026 - 16:01 WITA

Bank Sulselbar Berperan Jaga Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

13 Januari 2026 - 15:28 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.