Menu

Mode Gelap
Banana Box Q Hadir dengan Beragam Olahan Pisang DPRD Makassar Apresiasi Komitmen Walikota Atasi Kesemrawutan Pengelola Masjid Agung Ajak Generasi Muda Makmurkan Masjid dengan Kegiatan Keagamaan Tetap Solid, Elite NasDem Sulsel Gelar Konsolidasi 15 Truk Telur Sidrap Dilepas di Festival Tani Ternak, Nilai Transaksi Rp4,7 M

Eksklusif · 3 Sep 2024 10:22 WITA ·

Kasus Pembunuhan di Desa Carawali Sidrap, Dua Pelaku Diamankan


 Kasus Pembunuhan di Desa Carawali Sidrap, Dua Pelaku Diamankan Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Warga Desa Carawali, Kecamatan Watang, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, digemparkan oleh kasus pembunuhan yang mengerikan.

Seorang petani ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di tengah sawah, Selasa pagi, (3/9/2024), sekitar pukul 06.00 WITA,

Korban yang diidentifikasi sebagai Kamaruddin (48), seorang peternak itik asal BTN Callaccu Panreng, segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nemal Sidrap untuk diotopsi.

Polisi bergerak cepat dalam menanggapi kejadian ini dan berhasil mengamankan dua pelaku yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Agung Rama Setiawan, mengonfirmasi bahwa kedua pelaku yang merupakan kakak beradik, ARS (43), seorang penggembala itik, dan ARD (44), seorang petani, telah diamankan.

“Saat ini satu pelaku telah dibawa ke Mapolres Sidrap untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara yang lainnya dibawa ke RS Arnum Rappang untuk perawatan medis,” ujar AKP Agung.

Aparat kepolisian masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian guna mengumpulkan bukti-bukti yang dapat membantu proses penyelidikan.

Kasus ini menarik perhatian publik karena terjadi di pagi hari, di lokasi terbuka, dan melibatkan lebih dari satu pelaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai motif pembunuhan, karena masih dalam proses penyelidikan di lapangan.

Satreskrim Polres Sidrap kini menangani kasus ini dengan serius, mengingat sifatnya yang menonjol dan membutuhkan penanganan yang intensif.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak menyebarkan spekulasi, dan menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kasus ini kepada pihak berwenang. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ramadan Fair 2026 jadi Agenda Pemkab, Tenda UMKM Gratis

22 Februari 2026 - 14:31 WITA

Warek I UMS Rappang Prediksi Kepuasan Publik Bisa Tembus 90 Persen di Akhir Tahun

21 Februari 2026 - 21:37 WITA

Banana Box Q Hadir dengan Beragam Olahan Pisang

21 Februari 2026 - 21:31 WITA

UMS Rappang Targetkan Empat Dosen Tamu Tiap Semester, Perkuat Kompetensi Mahasiswa

20 Februari 2026 - 22:31 WITA

DPRD Makassar Apresiasi Komitmen Walikota Atasi Kesemrawutan

20 Februari 2026 - 13:52 WITA

Pengelola Masjid Agung Ajak Generasi Muda Makmurkan Masjid dengan Kegiatan Keagamaan

20 Februari 2026 - 04:38 WITA

Trending di Ajatappareng