Menu

Mode Gelap
Semangat Pengabdian, Begini Pesan Menyentuh Bupati Sidrap Ini 4 Skema Penyaluran MBG Selama Bulan Suci Ramadhan Wamen HAM Mugiyanto Hadiri HUT JMSI ke-6 Perlindungan Pers Diperluas hingga Pengelola Media, Usulan JMSI Disambut Dewan Pers 13 Camat Dilantik, Ketua DPRD Makassar Dukung Penyegaran Pemerintahan Kecamatan

Ajatappareng · 9 Okt 2025 14:00 WITA ·

Kejari Pinrang Musnahkan Barang Bukti 27 Perkara Hukum, Termasuk 51 Gram Sabu


 Kejari Pinrang Musnahkan Barang Bukti 27 Perkara Hukum, Termasuk 51 Gram Sabu Perbesar

AJATAPPARENG.Online, PINRANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pinrang memusnahkan berbagai jenis barang bukti dari puluhan perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Pinrang, Rabu (9/10/2025).

Pemusnahan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Pinrang Nomor Print-1375/P.4.18/Enz.3/08/2025, Print-1376/P.4.18/Eoh.3/08/2025, dan Print-1374/P.4.18/Eku.3/08/2025 tertanggal 8 Oktober 2025.

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil rekapitulasi dari 27 perkara, terdiri atas 17 perkara narkotika, 6 perkara orang dan harta benda (Oharda), serta 4 perkara keamanan negara, ketertiban umum, dan tindak pidana umum lainnya (Kamnegtibum/TPUL).

Beberapa barang bukti yang dimusnahkan antara lain, Narkotika jenis sabu-sabu seberat total 51,7698 gram dalam 17 sachet, Pireks sebanyak 1 buah, Pipet plastik sebanyak 25 buah, Senjata tajam jenis parang 1 buah, Pakaian, potongan besi, selang air, jaring, linggis, palu martil, dan kunci pas, Handphone, pisau, obeng, serta perlengkapan lainnya serta Lembar rekapan nomor togel (shio) sebanyak 39 lembar.

Kepala Kejaksaan Negeri Pinrang, Agung Bagus Kade, mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab kejaksaan dalam menegakkan hukum serta mencegah penyalahgunaan barang bukti.

“Seluruh barang bukti ini telah diputuskan oleh pengadilan untuk dirampas dan dimusnahkan. Pemusnahan dilakukan agar barang-barang hasil kejahatan tidak disalahgunakan kembali,” ujar Agung Bagus Kade.

Ia menambahkan, perkara narkotika masih menjadi kasus yang paling banyak ditangani Kejari Pinrang. Untuk itu, pihaknya terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya guna menekan peredaran narkoba di wilayah Pinrang.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika dan tindak pidana lainnya,” tambahnya.

Pemusnahan barang bukti tersebut juga disaksikan oleh perwakilan Polres Pinrang, Pengadilan Negeri Pinrang, dan sejumlah instansi terkait lainnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mahasiswa Ilmu Perikanan UMS Rappang Ikuti Magang Industri di Perusahaan Perikanan Barru

9 Februari 2026 - 18:47 WITA

LP3M UMS Rappang Berdayakan Nasyiatul Aisyiyah, Sulap Ampas Kelapa Jadi Produk Bernilai Ekonomi

9 Februari 2026 - 18:38 WITA

Semangat Pengabdian, Begini Pesan Menyentuh Bupati Sidrap

9 Februari 2026 - 16:18 WITA

Ini 4 Skema Penyaluran MBG Selama Bulan Suci Ramadhan

9 Februari 2026 - 15:20 WITA

Kolaborasi Kuliner dan Kesehatan, Prodi Seni Kuliner UMS Rappang Berbagi Olahan Pasta dan Garnish

9 Februari 2026 - 07:07 WITA

Prodi Seni Kuliner Gandeng PT Wahana Interfood Nusantara, Perkuat Peran Praktisi Bakery

9 Februari 2026 - 06:56 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.