Menu

Mode Gelap
UMKM Panker Resah, Tiap Malam Minggu ‘Dipalak’ Rp50 Ribu Inspektorat Sidrap Telusuri ASN dan PPPK Rangkap Jabatan di BPD Desa Putra Bila Riase Sidrap Sukses Buka Rumah Makan di Batam, Jamu 9 Bupati  Rekanan Proyek Irigasi di Amparita Sebut Pengecoran Terkendala Cuaca Proyek Irigasi BBWS Senilai Rp8 Miliar di Sidrap Molor

Eksklusif · 27 Jan 2025 16:18 WITA ·

Masalah Pupuk Tertahan Tuntas, CV. Megatama Mandiri Pastikan Tidak Ada Pelanggaran HET


 Masalah Pupuk Tertahan Tuntas, CV. Megatama Mandiri Pastikan Tidak Ada Pelanggaran HET Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Manajemen CV. Megatama Mandiri memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai dugaan penjualan pupuk bersubsidi di Kecamatan Pitu Riawa di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) serta isu agen kios yang telah membayar pupuk tetapi belum menerima barangnya.

H. Idrus Laenggeng, Direktur Utama CV. Megatama Mandiri, menjelaskan bahwa permasalahan tersebut terjadi pada tahun 2022 akibat kendala perbankan. Rekening perusahaan sempat diblokir secara sepihak oleh kantor pajak, sehingga dana yang disetorkan agen kios tidak dapat digunakan untuk membeli pupuk dari produsen.

“Padahal sebelumnya kami sudah mengingatkan agen kios untuk tidak menyetorkan dana ke rekening perusahaan karena adanya kendala tersebut. Namun, beberapa agen tetap melakukannya, sehingga uang mereka tertahan hampir setahun di rekening yang diblokir oleh Bank BRI,” ungkap H. Idrus dalam konferensi pers di Warkop One Day, Senin malam (27/1/2025), didampingi Koordinator Lapangan, Sakti.

Meski demikian, CV. Megatama Mandiri telah menyelesaikan permasalahan tersebut. Uang yang tertahan telah dikembalikan kepada agen kios, bahkan perusahaan menggunakan dana pribadi sebesar Rp400 juta untuk mengganti kerugian agen yang terdampak. H. Idrus menegaskan bahwa masalah ini telah tuntas sejak tiga tahun lalu dan tidak ada keluhan dari pihak terkait.

“Semua sudah selesai sejak tiga tahun lalu. Tidak ada lagi dana yang mengendap atau komplain dari mitra kami,” tegasnya.

Terkait tudingan penjualan pupuk bersubsidi di atas HET, H. Idrus membantah keras hal tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penjualan dan distribusi dilakukan sesuai aturan, dengan pengawasan ketat dari tim Satgas pemerintah. Hal ini juga didukung oleh dokumen transaksi seperti nota dan kwitansi pembelian yang sesuai dengan harga ketentuan HET.

“Kami pastikan semua penjualan berjalan sesuai aturan. Tidak ada pelanggaran terkait harga ataupun distribusi,” ujarnya.

Lebih lanjut, H. Idrus memaparkan prestasi CV. Megatama Mandiri dalam distribusi pupuk bersubsidi. Pada tahun lalu, perusahaan berhasil mencapai tingkat distribusi hingga 98 persen untuk jenis Ponska dan Urea di wilayah kerja Kecamatan Panca Rijang dan Maritengngae.

Untuk tahun 2025, wilayah penyaluran CV. Megatama Mandiri telah bergeser ke Kecamatan Maritengngae dan Panca Rijang, menggantikan wilayah sebelumnya di Kecamatan Pitu Riawa dan Dua Pitue.

“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan memastikan pendistribusian pupuk bersubsidi tepat sasaran,” tutupnya. (asp)

Artikel ini telah dibaca 125 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perkuat Persaudaraan, IKA SMEA/SMKN 1 Sidrap Siap Gelar Musyawarah Besar di Kampus SMKN 1

26 Januari 2026 - 11:59 WITA

Pembinaan Usia Dini, KNPI Pitu Riase Sukses Gelar Turnamen Sepak Bola U-12

26 Januari 2026 - 07:42 WITA

Pengendara Keluhkan Tarif Parkir Rp10 Ribu, Kadishub Sidrap Tegaskan Wajib Karcis

23 Januari 2026 - 17:23 WITA

UMKM Panker Resah, Tiap Malam Minggu ‘Dipalak’ Rp50 Ribu

23 Januari 2026 - 16:22 WITA

Ketua Prodi Ilmu Perikanan UMS Rappang Resmi Menyandang Gelar Insinyur dari UGM

22 Januari 2026 - 08:24 WITA

Inspektorat Sidrap Telusuri ASN dan PPPK Rangkap Jabatan di BPD Desa

21 Januari 2026 - 19:33 WITA

Trending di Ajatappareng