Menu

Mode Gelap
Juara Lomba Adzan, TPQ Polres Sidrap di HUT YKB ke-46 Raih Hadiah Umroh Buka Puasa Bersama Warga, Cahaya Mario Salurkan Zakat dan Modal Usaha Bupati SAR minta Warga Support Misi Sidrap Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Gafur Lapangan Padel Royal Metro Sky Pinrang Resmi Dibuka, Fasilitas Modern dan Lengkap! Perluas Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Sidrap Teken MoU dengan PMII

Ajatappareng · 21 Jun 2025 06:04 WITA ·

Pemkab Pinrang Tinjau Lahan Pertanian Tergenang, 590 Hektar Sawah Terdampak


 Pemkab Pinrang Tinjau Lahan Pertanian Tergenang, 590 Hektar Sawah Terdampak Perbesar

Ajatappareng.online, PINRANG — Pemerintah Kabupaten Pinrang bergerak cepat menindaklanjuti dampak curah hujan tinggi yang melanda wilayahnya pada Jumat malam lalu. Sebagai bentuk respons awal, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pinrang, A. Calo Kerrang, turun langsung meninjau lahan pertanian yang terdampak genangan air, Sabtu (21/6).

Dalam kunjungan lapangan tersebut, Sekda didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi, A. Sinapati Rudi. Mereka meninjau sejumlah lokasi di Kecamatan Duampanua, meliputi beberapa desa dan kelurahan yang terdampak banjir.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun, luas total lahan sawah yang terendam mencapai 590 hektare. Rinciannya meliputi Desa Bungi 50 hektare, Desa Barugae 50 hektare, Kelurahan Data 300 hektare, Kelurahan Bittoeng 40 hektare, dan Kelurahan Lampa 150 hektare. Seluruh lahan tersebut diketahui berada pada fase awal pertanaman, dengan umur tanaman antara 0 hingga 4 minggu.

“Langkah awal yang akan kami lakukan adalah pengerukan sedimentasi pada saluran pembuang agar air bisa segera surut dan lahan kembali bisa digunakan untuk pertanaman,” jelas A. Sinapati Rudi.

Sementara itu, Sekda A. Calo Kerrang menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melakukan asesmen langsung dan memastikan langkah penanganan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Kami ingin memastikan kondisi ini tidak berlarut-larut. Petani adalah bagian penting dari kekuatan pangan kita, dan mereka tidak boleh dibiarkan cemas terlalu lama,” ujar Sekda.

Ia juga menambahkan bahwa langkah-langkah penanganan akan segera dikoordinasikan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) guna mempercepat normalisasi saluran dan pemulihan areal pertanian terdampak.

Pemerintah Kabupaten Pinrang menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan responsif terhadap situasi darurat yang berpotensi mengganggu ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Juara Lomba Adzan, TPQ Polres Sidrap di HUT YKB ke-46 Raih Hadiah Umroh

10 Maret 2026 - 23:45 WITA

Kemenag dan MUI Perkuat Sinergi Awasi Penyalahgunaan Agama dalam KUHP

10 Maret 2026 - 22:50 WITA

Safari Ramadan Hari ke-20 Berlangsung di Rumah Aspirasi SAR

10 Maret 2026 - 21:46 WITA

Evaluasi LPPD 2025, Wabup Sidrap Dorong OPD Susun Strategi Tingkatkan Kinerja

10 Maret 2026 - 21:28 WITA

Buka Puasa Bersama Warga, Cahaya Mario Salurkan Zakat dan Modal Usaha

9 Maret 2026 - 20:17 WITA

Jadi Tuan Rumah Porseni PGRI 2026, Sidrap Bersiap ‘Jamu’ 60.000 Tamu

9 Maret 2026 - 10:49 WITA

Trending di Ajatappareng