Menu

Mode Gelap
Selain RMS, Sejumlah Elit Politik Sulsel Disebut akan Ikut Merapat ke PSI Bupati SAR Ajak UMKM Berkembang, tidak Latah dan Jaga Konsistensi Bupati Terus Dorong Kesejahteraan Guru dan Sarana Pendidikan di Sidrap Jelang Rakernas PSI, Ratusan  Mobil Branding Kaesang – Muammar Gandi Dandim 1420/Sidrap Ajak Media Selalu Bersinergi

Eksklusif · 4 Nov 2024 10:54 WITA ·

Penunjukan Kepala BAPENDA Jadi Plt DPMD, Keputusan PJ Bupati Enrekang Menuai Kritik


 Penunjukan Kepala BAPENDA Jadi Plt DPMD, Keputusan PJ Bupati Enrekang Menuai Kritik Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, ENREKANG — Kepala BAPENDA Kabupaten Enrekang dinilai buruk dalam menajalankan tugas, terbukti persoalan Pengelolaan Pendapatan Daerah ( PAD ) tidak ada peningkatan sehingga berimbas pada kemampuan bayar Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Sehingga disayangkan sekali keputusan PJ bupati enrekang Marwan Mansyur yang baru 8 hari kerja menunjuk Kepala BAPENDA sebagai PLT Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( DPMD ) yang dinilai sangat keliru dan diduga tidak melalui mekanisme evaluasi terlebih dahulu sesuai yang disampaikan di upacara peringatan hari Sumpah Pemuda ke-96.

“Saya anggap PJ Bupati Enrekang blunder dengan keputusan yang d ambil, kinerja BAPENDA saja buruk. tapi kenapa lagi dibebani urus desa . Kemungkinan karna satu almamater sehingga di spesial kan dan bisa saja jabatan baru Hidjas Gaffar dia manfaatkan untuk menguntungkan paslon tertentu “ ujar Moh. izwan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Enrekang ( Unimen), Minggu kemarin, (3/11/2024)

Ia juga menjelaskan bahwa, Disaat capian pajak dan retribusi jauh dari target yang berimbas pada kemampuan bayar pemda , sehingga banyak masyarakat bertanya- tanya sampai sekarang tidak ada penagihan PBB di desa-desa . pajak reklame, tambang c juga di indikasikan tidak optimal .

Kemungkinan besar beliau terlalu sibuk urus politik sehingga tagihan PBB terbengkala sampai sekarang , padahal PAD merosot tajam sehingga berimbas pada kemampuan bayar Pemerintah Daerah . ironisnya lagi malah kepoin urusan desa yang pastinya menjadi tanda tanya besar .

“Saya harap PJ Bupati Enrekang, Marwan Mansyur harus merubah keputusan tersebut, jika menginginkan pemilu damai untuk menghindari terjadinya riakan dengan gelombang massa yang besar . Apalagi Kepala BAPENDA viral dengan postingan calon bupati di WhatsApp pribadinya yang sudah menjadi konsumsi masyarakat bahwa beliau berpihak ke salah satu paslon tertentu” jelas Izwan mantan Kabid departemen advokasi BEM UNIMEN .

Ia menambahkan bahwa, kok bisa-bisanya ya Muh.Hidjas Gaffar Kepala BAPENDA dibebani lagi urus Desa , padahal kinerjanya saja di BAPENDA sudah buruk dan jauh dari harapan masyarakat. Ada apa ya?

Kemungkinan besar kehadiran Hidjas Gaffar Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ( DPMD ) dan isu yang beredar bahwa beliau merencanakan melakukan mutasi besar- besaran PLT Desa yang tidak berpihak ke salah satu paslon yang pernah beliau history melalui WhatsApp pribadinya.

“Saya cuman mengingatkan kepada PJ Bupati Enrekang Dan Kepala BAPENDA Enrekang jangan main-main mata denga paslon tertentu yang potensi membuat kegaduhan di bumi massenrempulu .

Suhu politik semakin tinggi, jika anda terang-terangan menguntungkan paslon tertentu dengan waktu pemilihan yang terlalu singkat . Kami akan secara terpaksa meminta anda angkat kaki dari bumi massenrempulu,” tegas Ciwang (Achi)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rumah Peduli Mario Hadir sebagai Pusat Rehabilitasi NAPZA Humanis di Sidrap

13 Januari 2026 - 16:01 WITA

Bank Sulselbar Berperan Jaga Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

13 Januari 2026 - 15:28 WITA

RSUD Nene Mallomo Sidrap Berikan Reward Pegawai, Apresiasi Kinerja Tenaga Kesehatan

13 Januari 2026 - 12:55 WITA

Anggaran Ratusan Juta, Rabat Beton di Padangloang Alau Cepat Rusak, Kepala Dusun Beri Klarifikasi

13 Januari 2026 - 12:28 WITA

Selain RMS, Sejumlah Elit Politik Sulsel Disebut akan Ikut Merapat ke PSI

11 Januari 2026 - 16:36 WITA

Pelayanan Prima Berbuah Kepercayaan, JRW–Annur Catat Lonjakan Jamaah di Sidrap

11 Januari 2026 - 11:32 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.