Menu

Mode Gelap
Perluas Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Sidrap Teken MoU dengan PMII RMS Gelar Buka Puasa dan Bagi Ribuan Sembako di RMS Land Balapan Lari’ di Jalan Poros Amparita–Massepe, Resahkan Pengendara Cahaya Mario Salurkan 100 Paket Bantuan Modal Usaha, Total Rp300 Juta 20 Keluarga Prasejahtera Terima Bantuan Modal Usaha dari Cahaya Mario Grup

Ajatappareng · 5 Mar 2026 20:57 WITA ·

Perluas Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Sidrap Teken MoU dengan PMII


 Perluas Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Sidrap Teken MoU dengan PMII Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP, — Konsisten untuk terus memperkuat komitmen dalam membangun demokrasi, Bawaslu Sidrap kembali menggandeng kalangan pelajar dan mahasiswa.

Itu diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang pengawasan partisipatif antara Bawaslu dengan PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) cabang Sidrap di kantor Bawaslu Sidrap, Kamis (5/3/2026).

Menurut Ketua Cabang PMII Sidrap, Erwin, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda sejak dini, sekaligus mendorong keterlibatan mahasiswa dalam menjaga kualitas demokrasi di Bumi Nene Mallomo.

“Kedepannya kader PMII menjadi mitra terdepan dalam membantu Bawaslu pada pengawasan partisipatif, dan aktif melaksanakan pendidikan demokrasi sehingga  pengurus PMII melek Demokrasi,” tukasnya.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Sidrap, Asmawati Salam, menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut.

Ia menegaskan bahwa Bawaslu Sidrap memiliki komitmen untuk memberikan pendidikan politik yang sehat dan berintegritas, yang melibatkan PMII.

“Kami menyambut baik MoU ini. Harapan kami, teman-teman di PMII Sidrap dapat memperoleh pendidikan politik, terutama agar mereka bisa terlibat aktif dalam menjaga demokrasi di Bumi Nene Mallomo,” ujarnya.

Asma berharap bahwa kerja sama ini tidak berhenti sebatas seremoni penandatanganan dokumen semata. Menurutnya, implementasi nyata di lapangan menjadi kunci keberhasilan pengawasan partisipatif.

Sebab, kata dia, pembekalan pengetahuan terkait kepemiluan, pengawasan partisipatif, serta pentingnya menjaga integritas proses demokrasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam membangun kesadaran kolektif generasi muda. (sp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ramadan Jadi Momentum Berbagi, Annur Maarif Salurkan Ratusan Sak Beras

5 Maret 2026 - 21:51 WITA

Nuzulul Qur’an Direncanakan Digelar di Istana Negara, Usulan Menag Disambut Presiden Prabowo

5 Maret 2026 - 02:23 WITA

Tak Cukup Zakat, Menag Ajak Umat Perluas Kepedulian Sosial Islam

4 Maret 2026 - 03:09 WITA

Bergiliran Hadir di Bukber HUT Rusdi Masse, Kepala Daerah-Legislator Sulsel Tunjukkan Soliditas

4 Maret 2026 - 00:25 WITA

RMS Gelar Buka Puasa dan Bagi Ribuan Sembako di RMS Land

3 Maret 2026 - 20:43 WITA

Permudah Pelaporan Pajak, JMSI Sidrap dan KP2KP Bedah Aplikasi CORETAX

2 Maret 2026 - 17:37 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.