Menu

Mode Gelap
13 Camat Dilantik, Ketua DPRD Makassar Dukung Penyegaran Pemerintahan Kecamatan Dihadiri Tokoh-tokoh NU, Yasinan Digelar di Rujab Bupati Sidrap Partai PSI ‘Magnet Baru’ di Wajo, Anggelina Putri, Cucu H.Sutomo Dawi Gabung Ke PSI Pasca Dilantik, Ketua PSI Sidrap Fokus Benahi Struktur hingga Ranting Masyarakat Wajib Tahu, Ini Daftar Penyakit yang Pengobatannya Ditanggung BPJS Kesehatan

Ajatappareng · 17 Nov 2025 17:15 WITA ·

Pinrang Terima 16 Dokter Internship untuk Perkuat Layanan Kesehatan Daerah


 Pinrang Terima 16 Dokter Internship untuk Perkuat Layanan Kesehatan Daerah Perbesar

Ajatappareng.online, PINRANG — Upaya Pemerintah Kabupaten Pinrang menutup kekurangan tenaga medis, khususnya dokter, kembali membuahkan hasil positif. Hadirnya dokter Program Internship dinilai memberi angin segar bagi peningkatan pelayanan kesehatan, terutama untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang layak dan merata.

Bupati Pinrang, H. A. Irwan Hamid, S.Sos, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, drg. Dyah Puspita Dewi, M.Kes, menerima sebanyak 16 dokter internship di Ruang Rapat Bupati Pinrang, Senin (17/11).

Dalam arahannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa penempatan dokter internship ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam menjamin terpenuhinya hak masyarakat atas pelayanan kesehatan yang berkualitas.

“Masyarakat kita memiliki ekspektasi besar terhadap pelayanan kesehatan. Karena itu kami berharap para dokter program internship dapat melaksanakan tugas kemanusiaan ini dengan sebaik-baiknya. Hadirnya dokter di setiap fasilitas kesehatan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Bupati Irwan.

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan para dokter dalam beradaptasi dengan kondisi sosial masyarakat Pinrang yang beragam.

“Yang terpenting adalah manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan bertambahnya tenaga dokter, kita ingin memastikan layanan kesehatan makin cepat, makin mudah dijangkau, dan makin berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, drg. Dyah Puspita Dewi, M.Kes, menjelaskan bahwa 16 dokter internship tersebut akan ditempatkan pada fasilitas pelayanan kesehatan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Para dokter itu merupakan lulusan berbagai perguruan tinggi, termasuk dua dari Fakultas Kedokteran China, satu dari Universitas Gadjah Mada, dan selebihnya dari universitas di Sulawesi Selatan.

“Para dokter ini akan bertugas selama satu tahun. Delapan orang ditempatkan di RSUD Lasinrang, empat di Puskesmas Cempa, dan empat di Puskesmas Lampa. Setelah enam bulan akan dilakukan rotasi agar pelayanan tetap merata dan para dokter bisa mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan lapangan,” jelasnya.

Dewi menambahkan, meski idealnya dokter internship dapat ditempatkan di seluruh puskesmas di Kabupaten Pinrang, namun keputusan penempatan dari Kementerian Kesehatan hanya mencakup tiga fasilitas tersebut.

Meski begitu, kehadiran mereka tetap menjadi tambahan kekuatan signifikan bagi pelayanan kesehatan di RSUD maupun puskesmas.

Dengan hadirnya dokter internship ini, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap kualitas serta cakupan layanan kesehatan terus meningkat sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat nyata, terutama dalam akses layanan medis dasar, penanganan gawat darurat, dan pendampingan kesehatan masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Program Umrah Akbar Annur–JRW, Kloter Kedua Tiba di Sidrap

7 Februari 2026 - 06:57 WITA

13 Camat Dilantik, Ketua DPRD Makassar Dukung Penyegaran Pemerintahan Kecamatan

6 Februari 2026 - 22:19 WITA

Bawaslu Sidrap Ikuti Rapat Daring Bahas Pengawasan Data Pemilih Berkelanjutan 2026

6 Februari 2026 - 15:49 WITA

Pertanian Sidrap Berbuah Hasil, Produktivitas dan Produksi Padi Terus Meningkat

6 Februari 2026 - 12:49 WITA

Dihadiri Tokoh-tokoh NU, Yasinan Digelar di Rujab Bupati Sidrap

5 Februari 2026 - 19:16 WITA

TeknoFarm SARPROFEST Semarakkan Hari Jadi ke-682 Sidenreng Rappang, Dorong Pertanian Modern dan Produktivitas Padi

5 Februari 2026 - 16:39 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.