Menu

Mode Gelap
Kontrak PPPK Terancam tak Diperpanjang Sejumlah Pemda, DPR RI Prihatin ASN ‘Kerja dari Rumah’ tiap Jumat, Berlaku mulai 1 April Sekretaris DPRD Kota Makassar Andi Rahmat Mappatoba Ikuti PKN II LAN RI untuk Perkuat Kepemimpinan Birokrasi THR Tak Dibayar Penuh, Menaker Sidak Perusahaan di Semarang Menaker Sebut Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

Ekonomi · 15 Nov 2025 14:25 WITA ·

Tinggal di Rumah Reyot, Amir Akhirnya Dapat Bantuan Bupati Sidrap


 Tinggal di Rumah Reyot, Amir Akhirnya Dapat Bantuan Bupati Sidrap Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Di Kelurahan Belokka, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap, hidup sebuah keluarga yang harus bertahan dalam kondisi sangat memprihatinkan. Amir (50), bersama istri dan tiga anaknya, tinggal di sebuah bangunan reot dan tidak layak huni yang selama bertahun-tahun menjadi satu-satunya tempat berlindung mereka.

Rumah berukuran sekitar 2 x 2 meter itu berdinding potongan bambu yang telah rapuh, diselimuti terpal sebagai penahan angin dan dingin.

Atapnya pun hanya terpal tipis yang mudah bocor saat hujan deras. Untuk masuk ke dalam rumah, harus melewati tangga sederhana dari potongan kayu hutan yang disusun seadanya.

Di ruang kecil dan ringkih itulah Amir dan keluarganya menjalani hari demi hari.

Amir mengaku tinggal di tempat tersebut bukanlah pilihan, melainkan keadaan yang memaksa.

Setiap malam ia dihantui rasa takut, khawatir jika sewaktu-waktu hewan liar masuk dan membahayakan keluarganya.

“Takut tinggal di bangunan bekas kandang ayam, tapi mau bagaimana lagi,” ujarnya pelan, Sabtu (15/10/2026).

Lurah Belokka, H. Alimuddin, membenarkan kondisi tersebut dan menyebutkan bahwa Amir sudah lama tinggal di bangunan itu. Ia menilai keadaan ini seharusnya mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

“Orang seperti Pak Amir inilah yang betul-betul membutuhkan uluran tangan kita,” ungkapnya.

Alimuddin menambahkan, Amir memang telah menerima bantuan PKH. Namun untuk program bedah rumah, ia belum pernah tersentuh bantuan karena akses menuju rumahnya sangat sulit dilalui sehingga sempat menghambat proses pengusulan.

“Pernah kami coba usulkan, tapi terkendala akses jalan masuk ke rumahnya yang sulit ditempuh,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, saat dihubungi melalui sambungan telepon menyampaikan komitmennya untuk memberikan bantuan langsung berupa rumah layak huni bagi keluarga Amir.

Tak hanya itu, ia juga akan memberikan dukungan pendidikan berupa bantuan kuliah bagi anak Amir.

Dengan adanya perhatian dan respons cepat ini, warga berharap kehidupan keluarga Amir dapat segera membaik dan mereka bisa tinggal di rumah yang lebih aman dan layak. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kasus Lama Bangkit Lagi: Polisi Pastikan Penipuan Sidrap Masuk Tahap Serius

3 April 2026 - 17:56 WITA

Bawaslu Parepare Hadiri Pleno PDPB Triwulan I 2026, Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Stakeholder

3 April 2026 - 17:03 WITA

Tenaga Ahli Beberkan Peran Strategis Menag RI dalam Kerja Sama Internasional

2 April 2026 - 21:48 WITA

Indonesia Soroti Peran Agama dalam Krisis Global, Menag Paparkan Ekoteologi di Forum Dunia

2 April 2026 - 21:44 WITA

Great Institute Kecam Serangan ke Pasukan UNIFIL di Lebanon

2 April 2026 - 18:31 WITA

Modus Baru Penipuan, Pelaku Catut Nama CEO PT Annur Maarif

2 April 2026 - 18:18 WITA

Trending di Ajatappareng