Menu

Mode Gelap
Tetap Solid, Elite NasDem Sulsel Gelar Konsolidasi 15 Truk Telur Sidrap Dilepas di Festival Tani Ternak, Nilai Transaksi Rp4,7 M Kasus Dugaan Penipuan ‘Mengendap’ 3 Tahun di Polres Wajo, Korban Minta Aparat Serius Wow…Ada Transaksi Alshintan Rp1,2 Miliar pada Pembukaan Festival Tani Ternak Semangat Pengabdian, Begini Pesan Menyentuh Bupati Sidrap

Eksklusif · 10 Okt 2024 16:52 WITA ·

Syaharuddin Alrif: Mappadendang Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Ajang Diskusi untuk Kemajuan Sidrap


 Syaharuddin Alrif: Mappadendang Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Ajang Diskusi untuk Kemajuan Sidrap Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Acara tradisi Mappadendang kembali digelar dengan meriah di Kampung Kandiawang, Desa Ajubissue, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidrap, Kamis (10/10/2024)

Acara yang berlangsung pada hari ini dihadiri oleh ratusan warga sekitar serta para tokoh masyarakat. Mappadendang sendiri merupakan sebuah ritual adat Bugis sebagai bentuk ungkapan syukur atas hasil panen yang melimpah.

Kali ini, acara diselenggarakan oleh Wa Gonrong dan Wa Kasti sebagai tuan rumah. Sebagai bagian dari tradisi, mereka mengundang masyarakat sekitar untuk berkumpul, menyaksikan, dan ikut serta dalam rangkaian kegiatan adat yang penuh makna ini. Suasana penuh suka cita tampak dari raut wajah masyarakat yang berbaur dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Wa Gonrong mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada sosok Syaharuddin Alrif, seorang tokoh daerah yang telah banyak memberikan kontribusi dan perhatian bagi kemajuan Sidrap.

“Beliau kami undang agar bisa bertukar pikiran untuk memajukan pertanian di daerah kita,” ujar Wa Gonrong

Di sela-sela acara, masyarakat juga menyuarakan beberapa aspirasi mereka kepada para tokoh yang hadir. Salah satu poin penting yang diusulkan oleh warga adalah perbaikan jalan poros yang menghubungkan Salu Bukkang dan Aju Bissue.

Menurut warga, kondisi jalan yang memadai sangat diperlukan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian, yang pada akhirnya diharapkan akan meningkatkan perekonomian daerah.

Sementara H Syaharuddin Alrif menyampaikan beberapa pandangan terkait kondisi pertanian di wilayah Sidrap, khususnya di bagian Timur mengalami penurunan hasil produksi di sektor pertanian. Untuk itu hal ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah dan semua pihak terkait.

“Harga gabah juga perlu dikontrol agar tetap stabil demi kesejahteraan petani kita,” kata Syaharuddin di hadapan masyarakat.

Beliau menambahkan bahwa harga gabah yang stabil adalah salah satu kunci untuk meningkatkan taraf hidup para petani di daerah Sidrap.

Diakhir acara Mappadendang Syaharuddin Alrif berharap acara ini bisa ajang silaturahmi dan kebersamaan bagi masyarakat Sidrap, sekaligus sebagai wadah diskusi dalam menyuarakan aspirasi demi kemajuan daerah.

Tradisi ini tak hanya menjadi bentuk rasa syukur, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga kearifan lokal dan gotong royong di tengah tantangan modernisasi. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tetap Solid, Elite NasDem Sulsel Gelar Konsolidasi

13 Februari 2026 - 19:45 WITA

Wabup Sidrap Serahkan Santunan dan Beasiswa bagi Keluarga Almarhum Erwin Sukman

13 Februari 2026 - 19:40 WITA

Dorong Transformasi Layanan dan Budaya Literasi, Sidrap Gandeng Dispus Arsip Sulsel

13 Februari 2026 - 19:31 WITA

Bukan Sekadar Seremoni, KJI Sulsel Gelar Talkshow Sebelum Dilantik di Puncak Bila

13 Februari 2026 - 11:12 WITA

195 CJH KBIHU An-Nur Manasik, Dihadiri Staf Khusus Kemenag, H Bunyamin Yafid

12 Februari 2026 - 15:36 WITA

RS Adinda Medical Centre Segera Luncurkan Pelayanan SAMA Berbasis AI

12 Februari 2026 - 12:45 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.