AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Keluarga Besar Yayasan Cahaya Mario kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat prasejahtera di Kabupaten Sidrap dengan menyalurkan 100 paket bantuan modal usaha, dengan nilai total Rp300 juta.
Secara simbolis, penyaluran dilakukan Bupati Sidrap, H Syaharuddin Alrif kepada 20 KK prasejahtera di Pelataran Masjid Agung.
“Sudah ada 20 KK yang mewakili dari total 100 penerima zakat modal usaha. Selain itu, lebih dari 5.000 paket telur dan amplop bantuan juga dibagikan kepada masyarakat,” ungkap H. Bahrul Appas, perwakilan dari Keluarga Besar Yayasan Cahaya Mario, Sabtu, 28 Februari 2026.
Anggota DPRD Sidrap itu mengatakan, penyaluran bantuan dilakukan sebagai respons atas potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan puasa.
Sebelumnya, penyerahan secara simbolis telah dilakukan kepada 20 penerima dari total 100 penerima dalam rangkaian acara tabligh akbar dan buka puasa bersama di Masjid Agung Pangkajene, Jumat, 27 Februari 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama Yayasan Cahaya Mario dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Bantuan diserahkan bertepatan dengan buka puasa bersama di pelataran Masjid Agung Pangkajene, Sidrap.
Bantuan modal usaha ini menyasar warga dengan kondisi ekonomi rentan, khususnya pekerja sektor informal yang memiliki penghasilan tidak menentu.
Bahrul Appas menegaskan, program ini bukan sekadar bantuan konsumtif, melainkan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi keluarga prasejahtera agar mampu menjalankan dan mengembangkan usaha secara mandiri.
Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, S.IP., MM, mengapresiasi langkah para pengusaha dermawan yang turut membantu pemerintah dalam meringankan beban masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi adanya pengusaha dermawan yang membantu pemerintah, seperti Cahaya Mario ini. Bantuan seperti ini harus kita dukung karena sangat membantu masyarakat kecil,” ujarnya.
Ia menambahkan, bantuan modal usaha berbeda dengan bantuan sembako yang sifatnya sementara. Program ini diharapkan menjadi ikhtiar bersama dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga prasejahtera di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
Sejumlah penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Nursanti, warga Bulo Wattang, mengatakan bantuan modal usaha ini sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menunjang usahanya.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, dan pengusaha, diharapkan semakin banyak keluarga prasejahtera di Sidrap yang bangkit dan mandiri secara ekonomi menjelang bulan suci Ramadan. (sp)















