SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) Posko Desa Abbokongang, Kecamatan Kulo, memperkenalkan program Jelajah Pos Literasi sebagai upaya meningkatkan minat baca anak sejak usia dini.

Program unggulan tersebut dipaparkan dalam Seminar Program Kerja yang digelar di Aula Kantor Desa Abbokongang pada Senin (7/7/2026). Kegiatan dihadiri Kepala Desa, Ketua TP PKK, jajaran kepala dusun, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa PBL Universitas Hasanuddin, serta mahasiswa KKN UMS Rappang.

Jelajah Pos Literasi merupakan metode pembelajaran membaca yang dikemas melalui permainan edukatif di beberapa pos kegiatan. Setiap pos menghadirkan aktivitas membaca yang berbeda sehingga anak-anak dapat belajar secara aktif, menyenangkan, dan interaktif.

Kepala Desa Abbokongang mengapresiasi inovasi yang diusung mahasiswa KKN UMS Rappang. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah positif dalam membangun budaya literasi di lingkungan desa.

“Kami menyambut baik seluruh program kerja mahasiswa KKN UMS Rappang. Program Jelajah Pos Literasi merupakan inovasi yang sangat baik karena mendukung peningkatan minat baca anak sekaligus membangun budaya literasi di Desa Abbokongang,” ujarnya.

Ia berharap program tersebut tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi benar-benar dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah.

“Kami berharap program ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Desa Abbokongang,” tambahnya.

Koordinator KKN Posko Desa Abbokongang, Muliyana, mengatakan program tersebut lahir dari hasil observasi lapangan yang menunjukkan perlunya pendekatan baru untuk meningkatkan minat baca anak.

“Kami ingin menghadirkan inovasi yang sederhana tetapi memberikan pengalaman belajar yang berbeda. Melalui Jelajah Pos Literasi, anak-anak tidak hanya membaca, tetapi juga belajar melalui permainan edukatif yang dirancang untuk meningkatkan minat baca, kemampuan memahami bacaan, serta kepercayaan diri mereka,” kata Muliyana.

Menurutnya, pelaksanaan program akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai aktivitas literasi di setiap pos pembelajaran. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus menumbuhkan budaya membaca secara berkelanjutan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UMS Rappang berharap dapat memperkuat budaya literasi di Desa Abbokongang serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak.