Menu

Mode Gelap
Rusak Berat, DPRD Sidrap Prihatin Kondisi Sidrap Centre di Makassar Menag Hadiri Virtual, Pembukaan MTQ Sulsel di Maros Berlangsung Meriah Pinrang mulai ‘Tancap Gas’, Gerakkan Program Indonesia Asri Ketua DPRD Makassar Supratman Sambut Audiensi BPS, Tegaskan Komitmen Penguatan Data untuk Pembangunan Perdana! Audisi Dangdut Academy 8 Indosiar Hadir di Sidrap: Cek Jadwal dan Syarat Lengkapnya

Eksklusif · 21 Des 2024 13:53 WITA ·

Cuaca Ekstrem, BPBD Pantau Sejumlah Titik Rawan Bencana


 Cuaca Ekstrem, BPBD Pantau Sejumlah Titik Rawan Bencana Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mengeluarkan Surat Edaran Antisipasi Bencana. Hal ini merujuk pada Surat Edaran Gubernur Sulawesi Selatan Nomor: 100.3.4/8204/BPBD Tahun 2024.

Kepala BPBD Sidrap, Sudarmin, menyatakan bahwa langkah-langkah antisipasi telah dilakukan untuk menghadapi potensi bencana, khususnya menghadapi cuaca ekstrem.

“Kami melakukan pemantauan intensif dan berkelanjutan pada wilayah-wilayah yang berpotensi menjadi sumber atau terdampak bencana. Selain itu, kami juga menyampaikan informasi terkait berbagai jenis bencana yang dapat dipahami masyarakat,” ujarnya.

Sudarmin menambahkan bahwa BPBD Sidrap telah mempersiapkan jalur dan tempat evakuasi hingga tingkat desa/kelurahan. “Kami juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan, karena hal ini dapat menyebabkan penyumbatan aliran air,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di daerah rawan banjir, Mewaspadai jaringan listrik yang berpotensi membahayakan keselamatan dan menyebabkan kebakaran dan Segera melaporkan potensi bencana kepada BPBD Sidrap atau Bupati Sidenreng Rappang.

Meskipun BMKG memprediksi dampak cuaca ekstrem lebih signifikan di daerah lain, Sudarmin tetap mengingatkan masyarakat untuk waspada, terutama terhadap risiko banjir.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak desa dan kelurahan, khususnya di wilayah rawan banjir seperti Kecamatan Duapitue, Pituriawa, Pituriase, dan Wattangpulu,” tambahnya.

Sementara itu, terkait kondisi Bendungan Bulu Cenrana, Sudarmin memastikan saat ini masih dalam keadaan aman.

“Namun, kami tetap melakukan pemantauan secara rutin untuk memastikan keamanan di setiap desa dan kelurahan,” tutupnya.

Langkah antisipasi ini diharapkan dapat meminimalkan dampak bencana di wilayah Kabupaten Sidrap dan melindungi keselamatan warga. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Panen Perdana CSR Capai 7,2 Ton, Bupati Syaharuddin Tekankan Kolaborasi Pertanian-Peternakan

14 April 2026 - 17:38 WITA

Rusak Berat, DPRD Sidrap Prihatin Kondisi Sidrap Centre di Makassar

14 April 2026 - 16:58 WITA

Menag Hadiri Virtual, Pembukaan MTQ Sulsel di Maros Berlangsung Meriah

13 April 2026 - 22:33 WITA

Sistem SAMA 2026 Resmi Update, Desain Dark Mode Futuristik dan AI Jadi Andalan Baru

13 April 2026 - 14:36 WITA

Mobil M 7 R Milik Tim Kinship In Driving Unjuk Gigi di Drag Race Sidrap

13 April 2026 - 13:36 WITA

Hendra Intil Borong Dua Gelar Juara di Drag Race Bupati Sidrap Cup 2026

13 April 2026 - 09:20 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.