AJATAPPARENG.ONLINE, BELOPA — Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Sekretariat Wilayah (Setwil) Sulawesi Selatan terus memperkuat eksistensinya di daerah dengan menginisiasi pembentukan kepengurusan di wilayah Luwu Raya. Langkah ini mencakup empat daerah, yakni Kabupaten Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Kota Palopo.

Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua FPII Setwil Sulsel, Risal Bakri, bersama jajaran pengurus inti, di antaranya Wakil Ketua Egy Sunardi Nurdin, Sekretaris Thamrin Nawawi, Ketua Divisi Analisis dan Kajian Ashadi Kadir, serta Divisi Hukum Umar Lau. Turut hadir pula Calon Ketua Korwil Sidrap, H. Laupe Umar.

Risal Bakri menegaskan, pembentukan kepengurusan di Luwu Raya merupakan langkah strategis dalam mendorong profesionalisme dan independensi insan pers di daerah.

“Tujuan utama kami adalah memperkuat soliditas insan pers di Luwu Raya. Kami ingin memastikan setiap wartawan yang tergabung dalam FPII memahami kode etik jurnalistik serta memiliki wadah yang dapat melindungi mereka saat menghadapi kendala di lapangan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, kehadiran FPII di daerah diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan independen.

FPII Setwil Sulsel menaruh harapan besar agar kepengurusan yang akan terbentuk dapat bekerja secara kolektif dan penuh dedikasi.

“Kami ingin FPII menjadi rumah bagi wartawan untuk terus belajar, berkembang, dan berani menyuarakan kebenaran demi kepentingan masyarakat luas,” tambahnya.

Pembentukan kepengurusan di empat wilayah tersebut rencananya akan difinalisasi melalui proses verifikasi dan pelantikan guna memastikan integritas serta komitmen para pengurus sesuai visi misi organisasi.

Sementara itu, Calon Ketua FPII Korwil Luwu, Andi Kiswanuddin A. Sagena, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua FPII Setwil Sulsel beserta rombongan. Ia didampingi Andi Ilyas Massinring, SE, dan Abdul Salam Syam.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara pengurus wilayah provinsi dengan calon pengurus di tingkat kabupaten/kota.

“Kami berterima kasih atas dukungan dan arahan dari Ketua Setwil Sulsel. Kami berkomitmen mengembangkan FPII di Luwu Raya agar semakin solid dan mampu menjalankan fungsi pers yang independen dan berintegritas,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan akan segera melakukan koordinasi intensif dengan para jurnalis di Luwu guna mempercepat pembentukan dan pengukuhan kepengurusan yang definitif.

Menutup pertemuan, Andi Kiswanuddin berharap kolaborasi antara FPII Setwil Sulsel dan Korwil Luwu terus terjaga, sehingga FPII dapat menjadi garda terdepan dalam melindungi profesi wartawan dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

Dengan inisiasi ini, FPII optimistis iklim pers di Luwu Raya akan semakin sehat, profesional, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah melalui pemberitaan yang berimbang dan edukatif. (rsl)