Menu

Mode Gelap
Bulog mulai Sasar 25.622 Penerima Bantuan Pangan Pastikan Mudik Aman, Kapolda Pantau Pospam di Sidrap Pemkab Pinrang Pastikan Harga Pangan Stabil Jelang Idul Fitri Respon Cepat, Dinsos Sidrap Kunjungi Rumah Guru Mengaji Disabilitas Juara Lomba Adzan, TPQ Polres Sidrap di HUT YKB ke-46 Raih Hadiah Umroh

Fokus · 7 Mei 2025 13:01 WITA ·

Mahasiswa Agroteknologi UMS Rappang Ikuti Kegiatan Pascapanen di Instalasi Kebun Benih Sereang


 Mahasiswa Agroteknologi UMS Rappang Ikuti Kegiatan Pascapanen di Instalasi Kebun Benih Sereang Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Sebagai bagian dari kegiatan magang lapangan, mahasiswa Program Studi Agroteknologi Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) turut serta dalam proses pascapanen, khususnya pada tahap penjemuran gabah, yang dilaksanakan di Instalasi Kebun Benih Sereang. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menangani proses penting yang menentukan mutu benih padi.

Dalam praktiknya, para mahasiswa terlibat langsung dalam penjemuran gabah dari berbagai varietas padi, di antaranya Inpari 4, Inpari 32, Inpari 42, dan Ciherang. Penjemuran dilakukan secara tradisional menggunakan sinar matahari, untuk menurunkan kadar air gabah hingga mencapai standar ideal sebelum disimpan atau ditanam. Penanganan ini menjadi kunci penting dalam menjaga daya simpan dan kualitas pertumbuhan benih.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga dilatih untuk mengukur kadar air pada gabah guna memastikan viabilitas dan daya tumbuh benih tetap optimal. Keterampilan ini sangat penting karena kadar air yang tidak sesuai bisa mengakibatkan kerusakan atau menurunnya kualitas benih.

Yunardi, S.P., selaku pembimbing lapangan, menyatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam proses ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga membentuk pemahaman mereka mengenai pentingnya tahapan pascapanen. “Penanganan gabah pascapanen yang baik akan menentukan kualitas benih yang dihasilkan, dan hal ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk berkembang di dunia pertanian,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dalam perbedaan karakteristik berbagai varietas gabah, termasuk kecepatan penurunan kadar air serta ketahanan terhadap perubahan cuaca selama proses penjemuran. Pengalaman ini diharapkan mampu memperkaya wawasan mahasiswa tentang tantangan yang dihadapi dalam produksi benih berkualitas.

Dengan mengikuti magang ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu praktis, tetapi juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan petani dan tenaga ahli, yang memperkaya pengetahuan mereka di luar teori yang diajarkan di kelas. Diharapkan, pengalaman ini dapat membekali mahasiswa dengan kompetensi yang mumpuni dalam menghadapi dinamika dunia pertanian yang semakin kompleks dan menuntut inovasi. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kebakaran Hebat di Sidrap Hanguskan Rumah Kos, Rumah Panggung dan Mobil HRV

21 Maret 2026 - 04:28 WITA

Meriah! Bupati Sidrap Resmi Lepas Peserta Takbir Keliling di Monumen Ganggawa

20 Maret 2026 - 21:40 WITA

Idul Fitri di Madinah, Dr. Bunyamin Yapid Pantau Langsung Jamaah Annur Travel

20 Maret 2026 - 21:25 WITA

Warga Sidrap Digegerkan Penemuan Mayat Pria Tersangkut di Saluran Irigasi

20 Maret 2026 - 17:27 WITA

Tanpa Surat dan Pengawalan, Eksekusi Mobil di Sidrap Tuai Dugaan Pelanggaran Prosedur

18 Maret 2026 - 23:55 WITA

Desakan Kuat DPR: Bank Papua Cabang Ilu Harus Segera Beroperasi Kembali

18 Maret 2026 - 22:17 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.