Mau Magang di Taiwan? Prodi Bisdig dan Himabisdig UMS Rappang Gelar Sharing Session,
SIDRAP – Panitia Sharing Session & Sosialisasi Program Magang Taiwan yang diselenggarakan Program Studi Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (Himabisdig) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS Rappang memastikan seluruh persiapan kegiatan rampung.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 19.00 WITA secara daring melalui Zoom Meeting dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya.
Steering Committee kegiatan yang juga Ketua Bidang Advokasi Himabisdig, Imey Dwi Rosinta, mengatakan panitia telah menyelesaikan seluruh kebutuhan teknis menjelang pelaksanaan kegiatan. Hingga Selasa (21/7/2026), jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai 120 orang.
“Insya Allah seluruh persiapan sudah rampung. Karena sebagian besar rangkaian kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, kebutuhan teknis tidak terlalu banyak. Alhamdulillah, hingga saat ini sudah ada sekitar 120 peserta yang mendaftar,” kata Imey.
Menurutnya, panitia tidak membatasi jumlah peserta sehingga masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa, masih dapat mengikuti kegiatan tersebut.
Selain gratis, seluruh peserta juga akan memperoleh e-sertifikat serta berbagai informasi penting mengenai peluang mengikuti program magang internasional di Taiwan.
“Kegiatan ini terbuka untuk umum. Alhamdulillah, mayoritas pendaftar berasal dari kalangan pelajar. Ini menjadi hal yang positif karena informasi mengenai magang internasional sangat penting sebagai bekal mereka dalam merencanakan pendidikan dan karier ke depan,” ujarnya.
Imey menjelaskan, program magang internasional di Taiwan tidak hanya memberikan pengalaman bekerja di lingkungan global, tetapi juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi, kemampuan bahasa asing, memperluas jaringan internasional, hingga memperoleh penghasilan selama mengikuti program.
“Pengalaman magang di luar negeri nilainya sangat mahal. Menariknya, program ini tidak menguras biaya peserta, bahkan memberikan uang saku yang nilainya dapat mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah selama masa magang, tergantung durasi dan perusahaan tempat magang,” jelasnya.
Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengikuti kegiatan sosialisasi agar memperoleh informasi secara lengkap mengenai persyaratan, proses seleksi, hingga pengalaman langsung dari mahasiswa yang saat ini sedang menjalani magang di Taiwan.
“Bagaimana prosesnya, apa saja syaratnya, hingga pengalaman para mahasiswa selama berada di Taiwan akan dibahas secara lengkap dalam kegiatan ini. Karena itu, jangan sampai melewatkan Sharing Session & Sosialisasi Program Magang Taiwan pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 19.00 WITA,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan empat mahasiswa UMS Rappang yang sedang menjalani program magang di berbagai perusahaan di Taiwan sebagai narasumber.
Mereka adalah Revalina Putri dan Azzahra Nabila yang magang di Norway Forest Tamsui Motel, New Taipei City, Lilis Sardila di Country Garden Hotel, Chiayi City, serta Muh. Agus di Evergreen Resort Hotel Jiaoxi, Yilan County.
Selain itu, kegiatan juga akan menghadirkan Muh. Wildan Mauludy, A.Md., S.Pd., M.Kom., dosen sekaligus penanggung jawab Program Magang Internasional FEB UMS Rappang, sebagai keynote speaker.
Sementara sambutan sekaligus pemaparan program akan disampaikan oleh Ketua Program Studi Bisnis Digital UMS Rappang, A. Riska Andreani Syafaruddin, S.E., M.Ak.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Bisnis Digital UMS Rappang berharap semakin banyak pelajar dan mahasiswa yang memahami peluang magang internasional sebagai sarana meningkatkan kompetensi, pengalaman kerja global, serta daya saing lulusan di dunia kerja.


Tinggalkan Balasan