Menu

Mode Gelap
UMKM Panker Resah, Tiap Malam Minggu ‘Dipalak’ Rp50 Ribu Inspektorat Sidrap Telusuri ASN dan PPPK Rangkap Jabatan di BPD Desa Putra Bila Riase Sidrap Sukses Buka Rumah Makan di Batam, Jamu 9 Bupati  Rekanan Proyek Irigasi di Amparita Sebut Pengecoran Terkendala Cuaca Proyek Irigasi BBWS Senilai Rp8 Miliar di Sidrap Molor

Bisnis · 23 Jul 2025 12:55 WITA ·

Studi Tiru ke Perseroda Soppeng, Pemkab Barru Pelajari Pengelolaan Sentra Industri Hasil Tembakau


 Studi Tiru ke Perseroda Soppeng, Pemkab Barru Pelajari Pengelolaan Sentra Industri Hasil Tembakau Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SOPPENG — Pemerintah Kabupaten Barru melakukan kunjungan studi tiru ke Kabupaten Soppeng, tepatnya ke Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) yang dikelola oleh Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) Soppeng.

Kunjungan ini bertujuan mempelajari tata kelola industri hasil tembakau berbasis daerah yang telah berhasil diterapkan di Soppeng.

Rombongan Pemkab Barru dipimpin  Bidang Perekenomian dan  bersama jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta perwakilan BUMD Barru. Mereka disambut langsung oleh Direktur Perseroda Soppeng Utama, Muh Jufri Sp.i  dan jajaran manajemen, serta pejabat Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Soppeng , bersama Ketua HIPSTER, H Jayadi.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mendapat paparan terkait model bisnis Perseroda Soppeng dalam mengelola SIHT, mulai dari pemberdayaan petani tembakau, sistem pengolahan hasil, hingga strategi pemasaran produk turunan seperti tembakau iris dan produk olahan lainnya.

“Pengelolaan tembakau di Soppeng sangat menarik, karena melibatkan kemitraan antara petani, UMKM, dan perusahaan daerah. Ini model yang ingin kami pelajari dan adaptasi di Barru,” ujar perwakilan Pemkab Barru.

Direktur Perseroda Kab. Soppeng Muh. Jufri S.Pi,  menyampaikan bahwa keberhasilan SIHT tak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, Perseroda, serta komunitas petani dan pelaku industri kecil menengah (IKM).

Selain aspek ekonomi, mereka juga mengedepankan kualitas produk, keberlanjutan lingkungan, serta pemanfaatan teknologi sederhana yang efisien.

Kunjungan ini ditutup dengan dialog interaktif dan peninjauan langsung ke fasilitas pengolahan tembakau serta lokasi pendukung lainnya di kawasan SIHT.

Dengan kunjungan ini, diharapkan Kabupaten Barru dapat mengembangkan sektor unggulan berbasis potensi lokal dengan pendekatan serupa, serta mendorong peran aktif BUMD dalam mengelola sektor-sektor strategis daerah. (sp)

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengendara Keluhkan Tarif Parkir Rp10 Ribu, Kadishub Sidrap Tegaskan Wajib Karcis

23 Januari 2026 - 17:23 WITA

UMKM Panker Resah, Tiap Malam Minggu ‘Dipalak’ Rp50 Ribu

23 Januari 2026 - 16:22 WITA

Ketua Prodi Ilmu Perikanan UMS Rappang Resmi Menyandang Gelar Insinyur dari UGM

22 Januari 2026 - 08:24 WITA

Inspektorat Sidrap Telusuri ASN dan PPPK Rangkap Jabatan di BPD Desa

21 Januari 2026 - 19:33 WITA

Bulog Sidrap Akui Gudang Rp25,4 Miliar Belum Kantongi PBG, Izin Masih Berproses

21 Januari 2026 - 16:30 WITA

Prodi Bisnis Digital UMS Rappang Lepas Mahasiswa Magang Internasional ke Taiwan Gelombang III

21 Januari 2026 - 15:27 WITA

Trending di Bisnis

Sorry. No data so far.