UMS Rappang Perkuat Pembelajaran Lapangan, Mahasiswa Administrasi Kesehatan Studi Kasus di PT Yakult
MAKASSAR – Program Studi (Prodi) Administrasi Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) kembali menggelar kegiatan studi kasus sebagai bagian dari pembelajaran berbasis lapangan. Kali ini, mahasiswa mengunjungi PT Yakult Indonesia Persada Cabang Makassar pada Selasa (21/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa Semester II Prodi Administrasi Kesehatan dan didampingi langsung oleh dosen pengampu. Turut hadir Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMS Rappang, Dr. Apt. Pratiwi Ramlan, S.Farm., M.A.P.
Selama kunjungan, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai sejarah Yakult, proses produksi, standar kebersihan dan keamanan pangan, distribusi produk, hingga manfaat bakteri baik Lactobacillus casei Shirota strain bagi kesehatan pencernaan.
Tak hanya mendapatkan materi, para mahasiswa juga diajak melihat secara langsung proses kerja industri sehingga mampu memahami bagaimana sebuah produk kesehatan diproduksi dengan standar mutu yang tinggi.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta. Mereka aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan kepada pihak PT Yakult Indonesia Persada terkait produk maupun proses produksinya.
Salah seorang mahasiswa, Bintang Rhamadani S., mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru selama mengikuti studi kasus tersebut.
“Saya jadi mengetahui bahwa Yakult memiliki banyak manfaat untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan dengan menekan pertumbuhan bakteri jahat di dalam tubuh. Saya juga baru mengetahui bahwa Yakult dapat mulai diperkenalkan kepada balita yang sudah memasuki masa MPASI, tentunya dalam jumlah yang sangat sedikit sesuai anjuran. Kegiatan ini sangat menambah wawasan saya.” ujarnya.
Menurutnya, pembelajaran langsung di dunia industri memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan hanya belajar di dalam kelas.
“Program dari Prodi ini sangat bagus dan bermanfaat. Kami bisa belajar langsung dari industrinya sehingga materi lebih mudah dipahami. Pengetahuan kami juga bertambah, terutama mengenai manfaat Yakult dan proses produksinya. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan,” ujarnya
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMS Rappang, Dr. Apt. Pratiwi Ramlan, S.Farm., M.A.P., mengatakan bahwa kegiatan studi kasus merupakan bagian dari komitmen Prodi Administrasi Kesehatan dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga harus memahami praktik dan tata kelola industri kesehatan secara langsung melalui pengalaman di lapangan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memperluas wawasan mahasiswa, meningkatkan kompetensi, serta membangun kesiapan mereka menghadapi dunia kerja di sektor kesehatan. Kolaborasi dengan dunia industri menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan lulusan yang unggul, profesional, dan mampu bersaing,” ungkapnya.
Melalui kegiatan studi kasus ini, Prodi Administrasi Kesehatan UMS Rappang terus mendorong implementasi pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri, sehingga mahasiswa memiliki pengalaman belajar yang lebih komprehensif sebelum memasuki dunia profesional.



Tinggalkan Balasan