Menu

Mode Gelap
Jaga Iman, Komunitas Muallaf Gelar Buka Puasa Bersama di Tellu Limpoe Buka Puasa di Empagae, Bupati SAR Sebut Infrastruktur Jalan di Watang Sidenreng akan Dibenahi Sidrap Terima Sertifikat Adipura Kategori Kabupaten Menuju Bersih Menag: Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf Aniaya Perempuan di Kost, IR tak Berkutik Diamankan Polisi

Ajatappareng · 26 Feb 2026 23:13 WITA ·

Jaga Iman, Komunitas Muallaf Gelar Buka Puasa Bersama di Tellu Limpoe


 Jaga Iman, Komunitas Muallaf Gelar Buka Puasa Bersama di Tellu Limpoe Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Puluhan mualaf di Kabupaten Sidenreng Rappang yang tergabung dalam komunitas Family Muallaf Bersama (FMB) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang penuh kehangatan di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Toddang Pulu, Kecamatan Tellu Limpoe, Kamis (26/02/25).

Kegiatan ini turut melibatkan da’i dari Komunitas Pendakwah Keren (KPK), Ustadz Muh Ilyas M. Pd, serta relawan kemanusiaan dari Asia Muslim Charity Foundation (AMCF). Suasana kebersamaan terasa sejak sore hari, dimulai dengan tausiyah singkat, pembinaan keislaman, hingga buka puasa bersama.

Ustadz Ilyas yang juga menjadi pembimbing para mualaf mengatakan, pendampingan rutin sangat penting bagi mereka yang baru memeluk Islam.

“Pendampingan itu bukan cuma mengajarkan cara salat atau mengaji. Yang paling penting adalah memastikan mereka merasa diterima dan tidak berjalan sendiri dalam proses hijrahnya,” ujar Ilyas.

Ia menambahkan, Ramadan menjadi momentum terbaik untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat hubungan sosial antaranggota komunitas.

“Kalau masjid hidup dengan kebersamaan, maka iman mereka juga akan tumbuh lebih kuat,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Ketua FMB, Riska Sunarto, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar berbagi makanan saat berbuka, melainkan ruang silaturahmi dan penguatan mental spiritual bagi para mualaf yang masih beradaptasi dengan lingkungan barunya.

“Banyak teman-teman mualaf yang butuh pendampingan, bukan hanya materi, tapi juga dukungan moral. Lewat kegiatan seperti ini, mereka merasa punya keluarga,” ujarnya.

Menurutnya, sebagian mualaf menghadapi tantangan sosial, bahkan kehilangan dukungan dari lingkungan lama. Karena itu, kehadiran komunitas menjadi sangat berarti.

“Kami ingin FMB ini jadi rumah kedua. Tempat mereka bisa bertanya, belajar, dan mengadu tanpa takut dihakimi,” kata Riska.

Selain pembinaan rohani, AMCF turut menyalurkan paket berbuka puasa dan bantuan kebutuhan pokok untuk para peserta. Bantuan tersebut disambut hangat, terutama bagi mereka yang membutuhkan dukungan ekonomi.

Salah seorang mualaf yang enggan disebutkan namanya mengaku terharu dengan perhatian yang diberikan. Ia merasa lebih percaya diri menjalani kehidupan barunya sebagai Muslim.

“Dulu saya merasa canggung datang ke masjid. Tapi di sini kami disambut hangat. Ada yang membimbing, ada yang mendengar. Rasanya seperti punya keluarga baru,” tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan salat Magrib berjamaah dan doa bersama. Riska berharap agenda serupa dapat rutin dilaksanakan, khususnya selama Ramadan, sebagai bentuk kepedulian sekaligus penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

“Harapan kami sederhana, semoga masjid benar-benar jadi rumah bagi siapa pun yang ingin belajar Islam,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Buka Puasa di Empagae, Bupati SAR Sebut Infrastruktur Jalan di Watang Sidenreng akan Dibenahi

26 Februari 2026 - 22:28 WITA

Hangatkan Ukhuwah Ramadan, Villa An-nur Maarif Gelar Buka Puasa Bersama dan Manasik Umrah

26 Februari 2026 - 19:49 WITA

NasDem Sidrap bagi Takjil Ramadan

26 Februari 2026 - 19:26 WITA

Sidrap Terima Sertifikat Adipura Kategori Kabupaten Menuju Bersih

25 Februari 2026 - 22:35 WITA

Menag: Zakat Tidak Boleh Digunakan di Luar Asnaf

25 Februari 2026 - 22:07 WITA

Polres Sidrap dan Media Jalin Silaturahmi Ramadan

25 Februari 2026 - 18:06 WITA

Trending di Eksklusif

Sorry. No data so far.