Menu

Mode Gelap
Juara Lomba Adzan, TPQ Polres Sidrap di HUT YKB ke-46 Raih Hadiah Umroh Buka Puasa Bersama Warga, Cahaya Mario Salurkan Zakat dan Modal Usaha Bupati SAR minta Warga Support Misi Sidrap Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Gafur Lapangan Padel Royal Metro Sky Pinrang Resmi Dibuka, Fasilitas Modern dan Lengkap! Perluas Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Sidrap Teken MoU dengan PMII

Fokus · 6 Apr 2025 06:32 WITA ·

Bupati Sidrap Genjot Pertanian Sidrap Lewat Pompanisasi dan Optimalisasi Lahan


 Bupati Sidrap Genjot Pertanian Sidrap Lewat Pompanisasi dan Optimalisasi Lahan Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Upaya swasembada pangan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus bergerak maju di bawah kepemimpinan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif dan Wabup Nurkanaah.
Menurut Dr. Amin Nur, SP, MSi, Kepala Balai Pengujian Standar intrumen Tanaman Serelia Kementerian Pertanian RI bahwa Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang dicanangkan Presiden RI dan ditindaklanjuti oleh Kementerian Pertanian. Sejak tahun 2024, berbagai program strategis telah dijalankan guna meningkatkan produktivitas pertanian di daerah ini.

Salah satu program unggulan yang telah dilaksanakan adalah pompanisasi, di mana lebih dari 1.000 unit pompa telah disalurkan ke Sidrap untuk mendukung peningkatan indeks pertanaman (IP) dan produksi padi.

“Pompanisasi ini sangat penting untuk meningkatkan hasil panen. Jika sebelumnya petani hanya bisa menanam sekali setahun, kini mereka bisa menanam dua hingga tiga kali,” ujar Dr. Amin Nur sesaatju setelah bertemu Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif di Rujab, Minggu, 6 April 2024.

Selain pompanisasi, optimalisasi lahan rawa juga menjadi program prioritas. Sidrap mendapatkan alokasi seluas 4.050 hektar dari Kementerian Pertanian, yang sejak 2024 telah rampung dan mulai dimanfaatkan oleh petani. Tujuan utama program ini adalah menyelamatkan tanaman padi dari risiko banjir serta meningkatkan produktivitas pertanian.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian Pertanian juga membentuk Brigade Pangan di Sidrap. Dari program optimalisasi lahan rawa tersebut, telah terbentuk 21 Brigade Pangan, di mana setiap brigade bertanggung jawab mengelola 200 hektar lahan. Program ini juga berjalan di beberapa kabupaten lain di Sulawesi Selatan, termasuk Pinrang, Wajo, dan Bone.

Selain lahan rawa, Sidrap juga mendapatkan program optimalisasi lahan non-rawa atau lahan kering. Pemerintah telah mengajukan alokasi untuk 18.000 hektar lahan, dengan 3.000 hektar di antaranya telah mendapatkan persetujuan tahap awal. Selanjutnya, akan dilakukan studi kelayakan (SID) sebelum program ini diperluas lebih jauh.

Program swasembada pangan di Sidrap tidak hanya berfokus pada pengelolaan lahan, tetapi juga mencakup dukungan pupuk dan teknologi pertanian guna meningkatkan produktivitas tanaman. Menteri Pertanian menargetkan pada akhir 2025, program ini sudah tercapai.

Terkait untuk kegiatan panen raya besok, sebagai bagian dari persiapan panen raya, Sidrap menjadi salah satu dari 12 kabupaten di Sulawesi Selatan yang dilibatkan dalam agenda nasional ini. Panen raya sendiri akan dipusatkan di Majalengka dan melibatkan total 14 provinsi.

“Hari ini kami sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan kegiatan ini. Alhamdulillah, respon dari pemerintah daerah sangat sangat baik,” Kata Amin Nur didampingi Muhammad Fajri Salman, Sekretaris DTPHPKP Sidrap. (asp)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Sidrap Gelar Pasar Murah, Fantry: Tekan Lonjakan Harga Jelang Idul Fitri

13 Maret 2026 - 14:35 WITA

Sidrap Pasok Telur Nasional, Transaksi Peternakan Capai Miliaran Rupiah

12 Maret 2026 - 17:39 WITA

BPS Apresiasi Teknologi Peternakan di Sidrap, Produksi Telur Capai Rp12 Miliar per Hari

12 Maret 2026 - 16:39 WITA

BPS Sebut Sektor Pertanian Jadi Penggerak Utama Ekonomi Sidrap

12 Maret 2026 - 14:56 WITA

Bupati Sidrap Sambut Kepala BPS RI, Bahas Penguatan Data dan Ketahanan Pangan Naskah Berita

12 Maret 2026 - 14:05 WITA

Amankan Idul Fitri 1447 H, Polres Sidrap Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026

12 Maret 2026 - 11:45 WITA

Trending di Ajatappareng