Menu

Mode Gelap
NasDem Bakal Usung Paket Irwan Hamid – Sudirman Bungi di Pilkada Pinrang Pj Bupati Pinrang Kunjungan ke Kantor Pengadilan Negeri Pinrang Pilkada Enrekang, NasDem Siapkan Paket YR – A Tenri Liwang Pilkada Sidrap 2024 Dipastikan tanpa Calon Perseorangan Ribuan Jamaah Haji Tiba di Tanah Suci, Suhu Capai 40 Derajat Celcius

Terkini · 15 Jul 2018 09:24 WITA ·

Hamdan Zoelva Siap Kawal Gugatan FAS di Mahkamah Konstitusi


 Hamdan Zoelva Siap Kawal Gugatan FAS di Mahkamah Konstitusi Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, JAKARTA — Faisal Andi Sapada – Asriady Samad (FAS) resmi menunjuk Hamdan Zoelva, lewat kantor hukum Zoelva and Partners untuk mengawal gugatan FAS di MK. Hal tersebut dipastikan oleh tim hukum FAS, Nurdiansyah.

“Untuk mengawal gugatan FAS di MK, Zoelva & Partners yang dipimpin mantan Ketua MK Hamdan Zoelva akan mengkoordinir tim hukum FAS,” jelas Nurdiansyah saat dihubungi, Sabtu (14/7/2018)

Gugatan FAS telah didaftarkan sejak tanggal 6 Juli, hari Jumat pekan lalu. Akta Permohonan Pendaftaran (APP) yang dimasukkan FAS mendapat nomor 2. Setelah menyerahkan APP, FAS menunggu nomor registrasi perkara setelah menyerahkan Akta Permohonan Lengkap (APL) tanggal 18 Juli mendatang.

“Sementara sidangnya kita menunggu jadwal dari MK. Tetapi merujuk pada jadwal yang ada, sidang akan dimulai pada tanggal 23 Juli,” ujar Nurdiansyah.

Ketua Tim FAS Yasser Latief mengungkapkan, Hamdan Zoelva dipilih lantaran track recordnya menangani banyak gugatan terkait Pilkada. Apalagi, Ketua Syarekat Islam itu punya pengalaman sebagai mantan ketua MK, sebagai saksi ahli dan konsultan hukum.

Bagaimana dengan Prof Yusril Ihza Mahendra, yang juga sempat dikomunikasikan oleh PBB Parepare? YL menyebut, Ketua Umum DPP PBB itu siap hadir selaku saksi ahli.

“Ini mempertegas upaya kita untuk mewujudkan keadilan dalam demokrasi Parepare. Suara masyarakat yang menginginkan perubahan dan harapan baru akan terus kita perjuangkan,” kata YL.

Selain itu, YL juga optimis gugatan di MK akan berjalan sesuai harapan FAS. Pasalnya, bukti-bukti yang disiapkan sudah sangat lengkap.

Diantaranya yang diduga palingg massive, yakni penggunaan dan penyalahgunaan suket oleh pemilih siluman yang mencapai 3000 lembar.

Pelanggaran itu juga diperkuat dengan pelanggaran lain seperti rusaknya segel kotak suara, kotak terbongkar dan diantar dini hari, serta dugaan adanya pemilih dibawah umur. (*/ajp).

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Warga Temukan Mayat di Persawahan Corawali 

24 Mei 2024 - 16:25 WITA

Koordinator Juru Bicara : SAR – KANAAH Paket Ideal dan Komplit untuk Sidrap

24 Mei 2024 - 12:37 WITA

Pelaku Jambret di Sidrap Berhasil Diringkus Polisi

24 Mei 2024 - 10:42 WITA

Bawaslu Perpanjang Pendaftaran PKD di Sidrap

22 Mei 2024 - 18:45 WITA

Hardiknas, Guru dan Kepsek Ikut Lomba Mewarnai dan Menggambar

21 Mei 2024 - 17:42 WITA

NasDem Usung H Syaharuddin Alrif – Nurkanaah di Pilkada Sidrap

20 Mei 2024 - 18:19 WITA

Trending di Politik

Konten ini milik Ajatappareng Online. Anda tidak dapat menyalin konten ini.