Menu

Mode Gelap
Gabung NasDem, PAN Usung Syaharuddin Alrif – Nurkanaah di Pilkada Sidrap Sejak Awal, TMS Mengaku tak Berniat Maju di Pilkada NasDem Paketkan ASS – Fatmawati Rusdi di Pilgub 2024 Fotonya Beredar jadi Cawabup, TMS: Itu HOAX NasDem Bakal Usung Paket Irwan Hamid – Sudirman Bungi di Pilkada Pinrang

Eksklusif · 19 Jun 2023 20:12 WITA ·

Keluarga Korban Pemerasan di Sidrap Melapor ke Polres Sidrap


 Keluarga Korban Pemerasan di Sidrap Melapor ke Polres Sidrap Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Hj Norma, ibu MA salah seorang korban dugaan pemerasan dari oknum yang mengaku polisi Polda, akhirnya melapor ke Polres Sidrap.

MA saat diwawancarai mengaku bahwa ibunya sudah melapor ke Mapolres Sidrap dengan tanda bukti lapor Nomor: STPL/251/V/2023/SPKT.

“Yah, betul orang tua saya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Sidrap,” ucapnya, Senin, 19 Juni 2023.

Laporan polisi diterima oleh Brigpol Nurdin di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Sidrap, Jalan Bau Massepe, Nomor 1 Pangkajene, Kecamatan Maritenggae.Hj Norma melapor pada 31 Mei 2023.

Dalam laporan polisi, ia menyampaikan pada 25 Mei 2023, sekitar pukul 20.30 wita diduga terjadi perkara penggelapan.

Kejadiannya di Jalan Pung Baju Desa Carawali, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap.Adapun kronolis kejadiannya berawal saat anak korban pelapor Hj Norma yakni MA ditangkap di Carawali oleh sekelompok orang yang mengaku anggota polisi.

Kemudian anak korban disuruh kembali kerumahnya untuk mengambil handphone miliknya ATM BRI atas nama pelapor Hj Norma.

Alasannya bahwa MA melakukan penipuan online. Setelah itu, korban dibawa ke Parepare dengan menggunakan mobil Brio warna putih.Nomor platnya tidak diketahui pelapor dan sampai di Parepare saldo ATM dikuras oleh pelaku yang mengaku anggota polisi sebesar Rp104 juta.

Setelah itu, MA disuruh kembali menggunakan sepeda motor miliknya yang ikut diambil pada saat itu.

Sementara itu, berdasarkan hasil konfirmasi kepada pihak keluarga korban disebutkan bahwa uang yang ada di ATM tersebut adalah uang kelompok tani dan uang hasil dari penjualan Gabah. Parahnya, pelaku hanya menyisakan Rp100 ribu di dalam ATM BRI. (asp)

Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Warga Sereang Evakuasi HM Tahir yang Ditemukan Meninggal di Sawah

29 Mei 2024 - 16:24 WITA

KPU Sidrap Tetapkan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih DPRD

29 Mei 2024 - 12:22 WITA

Bawaslu Sidrap Sabet Dua Penghargaan Bidang Kehumasan

29 Mei 2024 - 11:35 WITA

Ni’matullah : Demokrat Untuk Syaharuddin Alrif-Nurkanaah

29 Mei 2024 - 11:19 WITA

Gabung NasDem, PAN Usung Syaharuddin Alrif – Nurkanaah di Pilkada Sidrap

28 Mei 2024 - 20:29 WITA

Kantongi Rekomendasi PKS, Mahmud Yusuf Jajaki Koalisi Golkar dan Gerindra

28 Mei 2024 - 19:54 WITA

Trending di Politik

Konten ini milik Ajatappareng Online. Anda tidak dapat menyalin konten ini.