SIDRAP –Dua Mahasiswa Universitas Muhaamadiyah Sidenreng Rappang (UMS) Rappang sukses menorehkan prestasi diajang bergengsi yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sidrap, yakni Duta Wisata 2026 Kabupaten Sidenreng Rappang.

Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi (FAST), Taufik Hidayat, berhasil keluar sebagai Juara 1 Duta Wisata Sidrap 2026. Sementara itu, Andi Najwa Yusuf, mahasiswi Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), sukses meraih penghargaan Best Photogenic.

Prestasi tersebut sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa kampus berjuluk The Digital Entrepreneurship University mampu bersaing dan berprestasi di berbagai bidang, termasuk promosi pariwisata dan budaya daerah.

Saat dikonfirmasi pada Ahad (26/7/2026), Taufik Hidayat mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraihnya. Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, doa, dan dukungan banyak pihak.

“Alhamdulillah, perasaan saya campur aduk, bangga, bersyukur, sekaligus merasa memiliki tanggung jawab yang besar. Bangga karena kerja keras akhirnya terbayar. Bersyukur karena doa orang tua, kampus, dan teman-teman dikabulkan Allah SWT.” ujaralnya.

“Namun yang paling besar adalah rasa tanggung jawab, karena gelar ini bukanlah akhir, melainkan awal untuk benar-benar bergerak memajukan pariwisata di daerah kita,” kata Taufik menambahkan.

Taufik mengungkapkan, keputusannya mengikuti ajang Duta Wisata berangkat dari kecintaannya terhadap Kabupaten Sidrap. Selain aktif sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Agribisnis UMS Rappang, ia juga telah memiliki pengalaman dalam bidang public speaking yang menjadi modal penting selama mengikuti kompetisi.

Ia mengatakan ingin membuktikan bahwa generasi muda mampu menjadi agen perubahan tanpa melupakan identitas budaya daerah.

“Saya tidak ingin budaya dan destinasi wisata di daerah kita hanya menjadi cerita. Saya ingin membuktikan bahwa anak muda bisa tampil modern tanpa meninggalkan akar budayanya. Lewat platform Duta Wisata, saya ingin mengangkat potensi pariwisata, UMKM, dan budaya lokal agar semakin dikenal luas,” katanya.

Dalam proses seleksi, Taufik mengaku menghadapi berbagai tantangan, mulai dari latihan catwalk, public speaking, hingga memperdalam pengetahuan mengenai potensi wisata Kabupaten Sidrap.

Menurutnya, tantangan terbesar justru datang dari kesiapan mental karena seluruh finalis memiliki kemampuan yang sangat baik.

“Saya belajar bahwa kami tidak bersaing untuk saling menjatuhkan, tetapi bersaing untuk bersama-sama mengharumkan nama daerah,” ungkapnya.

Untuk mempersiapkan diri, Taufik rutin mempelajari sejarah, budaya, dan isu-isu strategis pengembangan pariwisata lima tahun ke depan. Ia juga melatih kemampuan berbicara di depan umum secara mandiri, memperkuat mental, serta memperbanyak doa.

Pengalaman paling berkesan baginya adalah saat menjalani masa karantina dan melakukan kunjungan ke desa wisata. Di sana, ia bertemu langsung dengan pelaku UMKM dan para pemangku adat yang memberikan banyak inspirasi.

“Di situlah saya sadar bahwa menjadi Duta Wisata bukan sekadar mengenakan mahkota dan selempang. Lebih dari itu, kita harus mampu mendengar, memahami, dan memperjuangkan potensi serta aspirasi masyarakat,” tuturnya.

Taufik juga menyampaikan apresiasi kepada UMS Rappang yang memberikan dukungan penuh sejak awal hingga akhir kompetisi.

“Alhamdulillah, UMS Rappang sangat mendukung saya. Para dosen selalu memberikan semangat, begitu juga teman-teman yang terus mendampingi selama proses perlombaan. Saya merasa tidak berjuang sendirian. Kemenangan ini bukan hanya milik saya, tetapi juga kemenangan bagi keluarga besar UMS Rappang,” pungkasnya.

Keberhasilan Taufik Hidayat dan Andi Najwa Yusuf di ajang Pemilihan Duta Wisata Sidrap 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berprestasi, serta berkontribusi dalam mempromosikan pariwisata, budaya, dan potensi lokal Kabupaten Sidenreng Rappang di tingkat yang lebih luas.