Menu

Mode Gelap
Penuhi Permintaan Stok MBG, Telur Sidrap ‘Ekspor’ ke Pelbagai Provinsi Kades dan Seorang Warga Mattirotasi Saling Lapor di Polisi, Camat: Proses Hukum Jalan Selain RMS, Sejumlah Elit Politik Sulsel Disebut akan Ikut Merapat ke PSI Bupati SAR Ajak UMKM Berkembang, tidak Latah dan Jaga Konsistensi Bupati Terus Dorong Kesejahteraan Guru dan Sarana Pendidikan di Sidrap

Eksklusif · 24 Nov 2025 15:50 WITA ·

Panen Perdana IP300 di Takkalasi, Sidrap Siap Jadi Lumbung Beras Nasional


 Panen Perdana IP300 di Takkalasi, Sidrap Siap Jadi Lumbung Beras Nasional Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP – Program Intensifikasi Pertanian (IP) 300 yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Sidrap mulai menunjukkan hasil. Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, turun langsung melakukan panen perdana padi di Desa Takkalasi, Kecamatan Maritengngae, Sidrap.

Panen perdana ini menjadi bukti komitmen Pemkab Sidrap dalam mendorong swasembada pangan nasional. Program IP300 diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dengan tiga kali panen dalam setahun.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari brigade pangan, dinas terkait hingga para petani, yang telah bekerja keras menyukseskan program tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini kita berkumpul dan menyaksikan panen hasil kerja keras bersama. Dari IP100 ditingkatkan menjadi IP200, dan kini sudah bisa mencapai IP300. Ini bukti kesungguhan petani kita,” ujar Syaharuddin.

Syaharuddin Alrif turut menyinggung antusias masyarakat luas terhadap program pertanian Sidrap. Sebelumnya, kegiatan penanaman padi yang dilakukannya di lokasi yang sama sempat viral di media sosial dan ditonton oleh puluhan juta orang.

“Video saat saya menanam di sini viral, ditonton hampir 10 juta orang. Bahkan kini sudah hampir 50 juta penonton. Hal ini semakin membuat publik melirik Sidrap sebagai daerah pertanian yang maju,” tambahnya.

Bupati juga mengungkapkan bahwa pengembangan IP300 didukung berbagai fasilitas seperti drone, alat pertanian modern, serta dukungan anggaran mencapai Rp 3,4 miliar untuk satu brigade pangan yang mengelola sekitar 200 hektare lahan.

Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan dengan pendampingan maksimal. Ia berharap para petani, terutama generasi muda, terus meningkatkan kemampuan dan ilmu di bidang pertanian.

“Brigade pangan ke depan harus memberi bukti melalui praktik, bukan hanya teori. Sarana dan modal sudah kita siapkan. Tinggal bagaimana kita memanfaatkan dan memaksimalkan agar hasil IP300 terus meningkat,” tegasnya.

Bupati menambahkan bahwa pemerintah terus melengkapi sarana irigasi, khususnya untuk sawah rawa yang tidak bergantung pada hujan. Ia memastikan bahwa tahap berikutnya juga sedang dipersiapkan untuk memperluas program.

Dengan panen perdana IP300 ini, Pemkab Sidrap optimistis mampu meningkatkan produksi beras dan menjadikan Sidrap sebagai salah satu pusat lumbung pangan nasional.

“Mudah-mudahan hasil yang kita capai hari ini memberikan keberkahan dan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (asp)

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Open Tournament Nine Ball Bupati Cup I Sidrap 2026 resmi Ditutup

18 Januari 2026 - 07:16 WITA

Mobil Patroli Satpol PP Sidrap Terjun ke Sungai, Rusak Parah dan Terbengkalai

17 Januari 2026 - 16:50 WITA

Kasat Reskrim Polres Sidrap: Senin Saksi Kasus Kades Mattirotasi Dipanggil

17 Januari 2026 - 16:31 WITA

Penuhi Permintaan Stok MBG, Telur Sidrap ‘Ekspor’ ke Pelbagai Provinsi

16 Januari 2026 - 20:31 WITA

Fast Respon, CV Fathirindo Bersaudara ‘Gercep’ Perbaiki Retakan Jembatan

16 Januari 2026 - 13:09 WITA

Kades dan Seorang Warga Mattirotasi Saling Lapor di Polisi, Camat: Proses Hukum Jalan

16 Januari 2026 - 12:20 WITA

Trending di Kriminal

Sorry. No data so far.