Menu

Mode Gelap
Sejak Awal, TMS Mengaku tak Berniat Maju di Pilkada NasDem Paketkan ASS – Fatmawati Rusdi di Pilgub 2024 Fotonya Beredar jadi Cawabup, TMS: Itu HOAX NasDem Bakal Usung Paket Irwan Hamid – Sudirman Bungi di Pilkada Pinrang Pj Bupati Pinrang Kunjungan ke Kantor Pengadilan Negeri Pinrang

Terkini · 29 Jan 2018 14:05 WITA ·

Pemkab Sidrap Bahas Pertanian di Acara “Tudang Sipulung”


 Pemkab Sidrap Bahas Pertanian di Acara “Tudang Sipulung” Perbesar

AJATAPPARENG.ONLINE, SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidrap menggelar kegiatan Tudang Sipulung Terpadu Tahun 2018 diselenggerakan di Aula Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat keputusan Bupati Sidrap nomor 168/I/2018 tanggal 08 Januari 2018, tentang pembentukan panitia penyelenggara musyawarah Tudang Sipulung Terpadu Kabupaten Sidrap.

Kepala Badan Perekonomian dan Pembangunan, Ambo Ela Mattiganna, selaku Panitia Pelaksana, Senin (29/1/2018) mengatakan pelaksanakan Musyawarah Tudang Sipulung terpadu ini dilaksanakan untuk menjaga kelestarian budaya tudang sipulung yang sejak dahulu sudah menjadi tradisi oleh masyarakat kabupaten Sidrap.

Tudang Sipulung ini untuk membahas permasalahan pertanian secara umum dan memberikan solusi secara terpadu, baik di tingkat petani dan isu-isu strategis pertanian yang sedang berkembang.

Tudang Sipulung ini diselenggarakan untuk menghasilkan rumusan kebijakan pertanian sebagai acuan dan dasar dalam pelaksanaan usaha tani di tingkat petani serta sebagai bahan evaluasi dan monitoring.

Pelaksanaan musyawarah tudang sipulung lanjut Ambo Ela, akan dijadikan bahan pedoman pengambilan keputusan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di tingkat Nasional.

Sementara hasil yang ingin dalam rumusan musyawarah tudang sipulung terpadu tingkat Kabupaten Sidrap mencakup di Sektor pertanian tanaman pangan pola tanam, jadwal tanam, jarak tanam paket tekhnologi varietas yang dianjurkan, Saprodi, Alokasi kebutuhan pupuk hama penyakit yang perlu diwaspadai, tekhnologi pengendalian OPT, Irigasi, Panen Dan Pasca Panen.

Kemudian sektor Perkebunan Intensifikasi Rehabilitasi, Peremajaan Tanaman dan Antisipasi Fluktuasi Harga sektor peternakan, program opsus sapi wajib bunting dan vaksinasi unggas, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap mewabahnya penyakit flu burung dan antraks.

Sementara sektor perikanan menumbuh kembangkan minat masyarakat untuk usaha budidaya ikan pemanfaatan perairan umum dan embung-embung. (asp/ajp)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Tolak RUU Penyiaran, Puluhan Wartawan dan Konten Kreator Pinrang Seruduk Kantor DPRD Pinrang

27 Mei 2024 - 23:32 WITA

Panwascam Maritengngae Gelar Tes Wawancara Calon Anggota PKD

27 Mei 2024 - 22:48 WITA

Politisi PKS, Ali Hafied Sebut AM Yusuf Ruby Cocok jadi Cawabup

27 Mei 2024 - 18:00 WITA

Sejak Awal, TMS Mengaku tak Berniat Maju di Pilkada

27 Mei 2024 - 17:25 WITA

Terkait Judi Online, Polres Sidrap Periksa HP Personil

27 Mei 2024 - 09:54 WITA

NasDem Paketkan ASS – Fatmawati Rusdi di Pilgub 2024

26 Mei 2024 - 18:47 WITA

Trending di Fokus

Konten ini milik Ajatappareng Online. Anda tidak dapat menyalin konten ini.